Profil instastories

Kusuma Yanuwar Dani, lebih akrab di panggil Dani tapi orang rumah biasa memanggilnya dengan sebutan Goday. Lahir di Cirebon - Jawa Barat pada tanggal 31 Oktober 2002. Saat ini ia adalah siswa di SMK MUHAMMADIYAH LEMAHABANG sebagai siswa kelas XII di Jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM). Ia alumni dari SMP NEGERI 1 LEMAHABANG & SD NEGERI 2 BELAWA. Saat ini ia tinggal di Desa Belawa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon. Lebih jelas bisa cek media komunimasi di bawah.☟ Facebook : Kusuma Yanuwar Dani Instagram : @goday311002 YouTube : 1. Dani Goday Creator 2. Dani Goday Email : kusumayanuwardani@gmail.com

UNBK Ditunda Akibat Isu Corona, Saham Telekomunikasi Bisa "Panen" Laba?

Walaupun pemerintah telah mengumumkan bahwa sekolah diliburkan selama dua minggu untuk mencegah penyebaran Virus Corona, namun tetap saja, ada sekolah di beberapa daerah tertentu yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Sebut saja sejumlah SMK di Sulawesi Tenggara. Dinas pendidikan di wilayah ini memutuskan terus menyelenggarakan UNBK walaupun masyarakat sedang "dihantui" oleh teror Virus Corona.

Tentu saja ujian tersebut dilangsungkan dengan "catatan khusus". Yaitu, setelah selesai mengikuti ujian, siswa wajib langsung kembali ke rumah masing-masing agar terhindar dari Virus Corona.

Hal yang sama juga terjadi di Bojonegoro dan Karangasem. Alih-alih ditunda, UNBK di kedua daerah tadi tetap dilakukan sesuai rencana.

Hanya saja, ada beberapa persyaratan khusus yang mesti dipenuhi oleh sekolah yang menyelenggarakan UNBK, yaitu menyediakan sanitizer dan mengimbau siswanya untuk menghindari kontak fisik secara langsung.

Hal yang berbeda justru terjadi di daerah Banten. Walaupun sebelumnya berencana tetap melangsungkan UNBK, Pemerintah Provinsi Banten akhirnya memutuskan menunda ujian tersebut.

Keputusan yang diambil dalam hitungan hari ini bertujuan meminimalkan risiko terjangkit Virus Corona. Alhasil, siswa SMK yang tadinya sudah siap melakukan ujian terpaksa belajar di rumah.

Tentu saja, hal ini akan menambah jumlah siswa yang libur sekolah. Biarpun begitu, bukan berarti kegiatan belajar juga ikut-ikutan "libur".

Pasalnya, kini sudah ada beberapa aplikasi yang memungkinkan para siswa bisa belajar tanpa mesti bertatap muka di kelas.

Sebut saja aplikasi Google Class, Ruangguru, Quipper School, dan Zenius. Aplikasi tadi bisa dipakai untuk menambah wawasan, sekaligus mengikuti kelas secara online.

Jadi, daripada sibuk memainkan game online, lebih baik, siswa yang sedang libur membuka aplikasi tadi dan mempelajari sesuatu yang baru.

Saham Telekomunikasi

Kegiatan belajar secara online tadi tak hanya akan meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga bisa "mendongkrak" pendapatan perusahaan telekomunikasi.

Sebab, dengan makin banyak siswa yang memanfaatkan aplikasi belajar online, berarti konsumsi kuota internet juga akan bertambah dan hal itu secara otomatis akan menambah pemasukan bagi perusahaan yang menyediakan layanan internet.

Di bursa saham terdapat sejumlah perusahaan yang berpeluang menangkap "kesempatan" emas ini. Di antaranya ialah PT Telkom (TLKM), PT Indosat (ISAT), PT XL Axiata (EXCL), dan PT Smartfren Telecom (FREN).

Dari keempat saham tadi, saya pribadi cenderung menjagokan TLKM. Sebab, TLKM adalah saham dari perusahaan telekomunikasi yang terbesar di Indonesia.

Dengan penjualan hingga menembus 100 triliun rupiah lebih, jaringan yang sangat luas, dan kondisi keuangan yang positif, serta dividen yang rutin dibagikan setiap tahun, jangan heran, kalau TLKM menjadi salah satu saham yang kerap diborong investor.

Meski begitu, berinvestasi di saham TLKM bukan berarti bebas dari problem. Salah satu hal yang mungkin perlu dicermati investor sebelum membeli saham ini ialah soal jumlah saham yang beredar.

Saham TLKM diketahui berjumlah 99 miliar lembar. Sebanyak 51% sahamnya dikuasai oleh pemerintah RI, sementara sisanya dimiliki.

Dengan jumlah saham sebanyak itu, bukan hal yang aneh kalau pergerakan harganya cenderung sangat lambat jika dibandingkan dengan saham ISAT yang jumlah sahamnya hanya 5,4 miliar lembar atau saham EXCL yang jumlah sahamnya 10 miliar lembar.

Makanya, kalau ingin mengoleksi saham ini, investor mesti mempunyai horison investasi jangka panjang. Investor mesti sanggup menggenggam saham ini dalam hitungan bulan atau bahkan tahun agar bisa memetik keuntungan yang baik.

Meski begitu, kabar baiknya, kini ada sebuah kesempatan emas yang sedang berlangsung, sebab saham TLKM sekarang dijual dengan harga diskon. Saat tulisan ini dibuat (16/3), saham TLKM dihargai Rp 3160 per lembar, sudah cukup murah setelah sebelumnya mengalami penurunan sebanyak 20%.

Harga ini memang masih bisa turun beberapa pekan ke depan, mengingat ihsg masih dibayangi oleh tren bearish. Namun, jika suatu saat pasar pulih, bukan mustahil, saham ini akan bangkit dan memberi keuntungan yang besar.

Oleh sebab itu, investor yang ingin memilikinya bisa mulai membelinya secara bertahap. Dengan demikian, kalaupun harganya turun, potensi loss bisa dikurangi dengan melakukan averaging down.

Simpulan

Teror Virus Corona yang membayangi masyarakat ternyata tidak melulu membawa dampak buruk. Meskipun berpotensi menimbulkan kerugian material bagi suatu sektor, ternyata masih ada sektor lain yang berpeluang menuai keuntungan akibat dampak negatif penyebaran Virus Corona.

Sebut saja sektor telekomunikasi. Alih-alih merugi, perusahaan-perusahaan yang bernaung di dalam sektor ini malah bisa memetik keuntungan, seiring dengan lonjakan konsumsi internet di masyarakat.

Oleh sebab itu, saham dari perusahaan telekomunikasi tentu layak dilirik sebagai instrumen investasi. Apalagi dalam situasi pasar yang sedang bearish seperti sekarang, harga sahamnya sudah murah, sehingga kalau kondisi ekonomi nanti pulih, saham ini bisa memberikan imbal hasil yang lumayan memuaskan.

Salam.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 2, 2020, 2:23 PM - Widi Purnamasari
Jul 1, 2020, 6:08 PM - Tika Sukmawati
Jul 1, 2020, 6:07 PM - Telaga_r
Jul 1, 2020, 5:47 PM - MARTHIN ROBERT SIHOTANG
Jul 1, 2020, 1:15 PM - INSPIRASI CERDAS