Profil instastories

Terimakasih Lukamu Abadi

Suatu saat nanti, jika aku dipertemukan kembali denganmu, di hadapkan denganmu. Yang aku lakukan hanya menanyakan kabar perihal kamu lebih baik setelah pergi atau kamu merasakan hal yang sama sepertiku. Apakah kamu merasa lebih bahagia daripada dulu kepadaku dan apakah dunia barumu lebih menyenangkan daripada ketika denganku. Mungkin pertanyaan sederhana yang inginku sampaikan padamu.Jika dipertemukan kembali, tenanglah aku sudah lebih bisa menerima semuanya. Tenanglah, aku sudah terbiasa di tinggalkan. Tenanglah, aku sudah terbiasa tanpamu, rinduku juga kini sudah pudar. Tenanglah, aku tidak akan membencimu. Walaupun aku berhasil melewati fase tersulit, yaitu melupakanmu. Bahwasanya, aku terpuruk saat kamu memilih pergi dariku. Dan sialnya lagi melupakan semuanya tidak semudah yang aku kira. Aku dan kamu, akan di hadapkan kembali kepada kenangan yang muncul lagi. Di hadapkan kembali, untuk saling mengenal yang baru dan membangun cinta yang baru. Aku pun sudah biasa jika nantinya bertemu denganmu, tidak terlalu arogan saat seperti dulu pertama berjumpa denganmu. Jauh lebih baik di hari lalu. Akan segera bangkit di masa mendatang. Segera pulih, dari luka pilu. Aku lebih bisa bahagia dengan yang sekarang. Aku pun tidak akan mengungkit perihal kamu melukai, akan aku simpan rapi dan tertimbun di relung jiwa paling dalam yang akan abadi. Aku pun akan berbahagia jika kamu sudah bahagia, dan aku tidak akan mengganggumu lagi.

Terimakasih lukamu abadi.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jun 27, 2020, 3:05 PM - MARTHIN ROBERT SIHOTANG
Jun 25, 2020, 3:02 PM - Lilis Puji Astuti
Jun 25, 2020, 2:09 PM - Erbin Simanjuntak
Jun 24, 2020, 1:54 PM - Lilis Puji Astuti