Profil instastories

teman masa kecil

Teman masa kecil

perkenalkan namaku hary aku sudah berumur 21 tahun sekarang aku tinggal di jakarta di daerah jakarta timur aku akan membagikan kisahku ini sudah lama sekali,saat aku kecil aku mempunyai teman bernama amad dia teman yang baik selalu bersamaku kita menghabiskan waktu bersama .suatu ketika aku sedang berdua dengannya entah apa yg merasuki ku seperti ada yang berbisik"bunuh dia,dia adalah musuhmu"mungkin karna aku hoby nonton film horor atau psyco jadi pikiranku rusak dan selalu terdengar suara suara aneh ditelingaku,ketika sedang berjalan berdua dengannya aku mengambil pisau tumpul yang ku bawa dari rumah ku tusuk dia dan ku sumpal mulutnya pakai kain lalu ku bawa ke gudang rumahku aku ikat dia dan aku siksa pelan pelan dia saat dia sadar dia berkata "hary apa yang kau lakukan lepaskan aku sadar hary sadarlah"

aku hanya tertawa lepas melihatnya merengek rengek dengan luka ditubuhnya lalu aku mengambil obeng lalu ku congkel salah satu matanya  lalu dia meronta ronta kesakitan seperti irama lagu ditelingaku lalu aku mulai memotong jari jarinya dan menyiksanya dengan pelan hingga dia tewas tiba tiba aku sadar dan tak menyangka apa yang ada didepan mataku apa yang terjadi pada amad siapa yang melakukan ini lalu untuk menghilangkan jejak aku menyimpan jasad amad dirumahku selama 10 tahun lamanya,oya aku lupa bilang ke kalian aku mengidap suatu kelaian saat aku melakukan suatu kejahatan aku tidak akan ingat apapun setelahnya,aku selalu mengobrol dengan amad selama 10 tahun setelah kejadian itu tapi dia hanya menatap ku kosong dan tak bicara padaku mungkin dia marah kepadaku atas insiden 10 tahun lalu,selama 10 tahun itu pula kasus hilangnya amad masih ditelusuri oleh polisi,mereka tak menaruh curiga kepadaku karna aku waktu itu masih kecil tapi mereka kurang jeli melihat kedalam rumahku harusnya mreka masuk kedalam dan melihat mayat anak kecil menggantung disana,suatu ketika saat aku pulang aku merasa ada yang mengikuti lalu aku terdiam"apa itu kau amad"sambil tertawa ternyata benar dia mendatangiku dengan jalan perlahan dan matanya bolong sbelah dan mengeluarkan darah,aku hanya terdiam dan tak bisa bergerak keesokan harinya polisi menemukanku tergantung dan mataku hilang satu dan keadaanku seperti dimuntilasi,tak ada sidik jari apapun dan barang bukti apapun hanya didalam kantung bajuku terdapat tulisan "kau harus pergi bersamaku juga teman kecilku,Amad"polisi hanya terdiam dan tak mampu berkata apa apa mungkinkahh???????ternyata benar anak yang selama ini mereka introgasi ternyata pembunuh amad sebenarnya dan kasus ini pun ditutup dengan terbunuhnya aku dan kerangka amad pun ketemu dirumahku lalu aku dan amad bersama sama pergi ke alam baka,maafkan aku sahabat kecilku

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 8, 2020, 1:15 PM - Annisa mahmudah
Jul 6, 2020, 10:20 PM - Chocho_Yucho
Jul 3, 2020, 6:34 PM - Tjahjono widarmanto
Jul 3, 2020, 6:26 PM - Nnaga
Jul 3, 2020, 1:07 PM - Kristina Dai Laba
Jul 2, 2020, 2:25 PM - Mei Elisabet Sibarani