Tabir Surya Harus Digunakan 2-3 Jam Sekali, Apa Alasannya?

Trending 1 week ago 7
ARTICLE AD BOX

Umumnya, pakar akan merekomendasikan penggunaan ulang tabir surya setiap 2-3 jam. Apa alasannya? Ilustrasi. Umumnya, pakar akan merekomendasikan penggunaan ulang tabir surya setiap 2-3 jam. (iStockphoto)

Jakarta, Instastori Indonesia --

Selama kulit terpapar sinar matahari berbagai proses yang akan memicu masalah terjadi. Mulai dari pigmentasi hingga perkembangan bintik-bintik akibat terbakar.

Sinar ultraviolet A (UVA) dari mentari diketahui dapat mempercepat proses penuaan. Sementara radiasi dari sinar ultraviolet B (UVB) dapat menimbulkan kerusakan pada kulit.

Penggunaan tabir surya yang pas dapat membantu mencegah masalah ini. Meski banyak orang yang telah sadar akan pentingnya tabir surya, namun tetap banyak dari mereka yang tak tahu bahwa sunscreen semestinya digunakan berulang.

Umumnya, dokter spesialis kulit akan merekomendasikan pengaplikasian ulang tabir surya setiap 2-3 jam.

Mengutip NDTV, bagi yang berada di dalam ruangan tanpa sinar mentari sama sekali, pada dasarnya mereka cukup mengaplikasikan tabir surya di pagi hari.

Sedangkan bagi yang beraktivitas lebih banyak di luar ruangan, krusial untuk mengoleskan ulang tabir surya setiap beberapa jam sekali. Hal ini juga beraksi bagi mereka yang ada di dalam ruangan yang mempunyai jendela besar.

Menggunakan tabir surya berulang kali dalam sehari sangat krusial untuk membikin kulit tetap terlindungi. Tanpa aplikasi ulang yang tepat, seseorang dapat berisiko mengalami sengatan mentari yang menyakitkan, kerusakan kulit, penuaan dini, dan peningkatan risiko kanker kulit.

Perlu diingat juga, tabir surya juga dapat terhapus karena berbagai alasan, salah satunya keringat. Untuk itu, krusial bagi Anda melakukan pengaplikasian ulang tabir surya setiap 2-3 jam sekali.

(del/asr)

[Gambas:Video CNN]