Profil instastories

Dialog hati yang tergores pada kata adalah bentuk nyata expresi jiwa ku.

Selukis rindu bersemi

"Selukis rindu bersemi"

 

Dilautan surat yang luas tak berujung ruang, tidak kuhitung sudah berapa lama kau hilang Sedalam tanjung mencakar dasar samudera jiwa, tak kuingat berapa banyak kugores tanya

Seolah kau lenyap tanpa bekas, tak beralasan sedikit pun, kau meninggalkan taman bunga yang sedang bersemi.

 

Semut berlarian diatas dada, sambil  aku pejamkan mata terasa bagai jemari lembut menari diatas opera

Ada rasa takut dibalik kesenangan, tanpa sadar aku terbangun diatas perasaan tak bertuan.

 

Lanjut berjalan ke titik terterang, melirik kiri dan kanan bayangan hitam terus memandang

Hingga akhir aku memijak daratan, sedari lahir Dunia ini ternyata penuh tipuan.

 

Dilema, antara kau pergi untuk kembali atau kau pergi dan tidak menoleh lagi

Semua warna yang terlukis belum menjadi pelangi, dalam ruang hatiku pena tersusun rapih, kuas dan kanvas menggantung sejajar bersama harapan.

 

Sepanjang waktu aku menutup mata agar terbiasa tanpamu, mencoba beralih tatap riak kecil ombak dipesisir menggodaku

Aku ibarat layar pinisi tanpa awak, terombang ambing mengikuti jejak ganas ombak.

 

Tali penyanggah menjuntai lepas, pupus sudah pertualangku berlayar jauh

Silahkan hantam karam peganganku, jika ini memang batasku biar kau tahu aku mampu sedikit menjauh menyentuh cakrawala baru. Gilas aku waktu...

 

Ternyata alam berkehendak lain dalam ujianNya, disaat aku berserah bukan akhir yang menjemput

Badai menarikku dengan caranya sesaat pandanganku nanar pada pusara benci yang menanti.

 

Rinduku pecah dadaku sesak, ada tetes air yang memaksa keluar disela mata

Seakan menghadap hologram kau berdiri dan terisak, aku pun ragu apakah ini gambaran kondisi hati atau senyatanya kau memang ada.

 

Tak kuhabiskan waktu hanya menatap, ternyata kau pergi untuk kembali

Biar kali ini genggaman kita terikat akad, agar tak kuulangi pertualangan gila untuk yang kedua kali

Masih ada kanvas yang belumku selesaikan dan taman bunga menanti jingga pada senja.

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 2, 2020, 2:24 PM - RimaN
Jul 2, 2020, 2:08 PM - Andi widiarti
Jul 2, 2020, 2:07 PM - Alifa Pratiwi Faisal
Jul 1, 2020, 6:04 PM - Junita Safitri
Jul 1, 2020, 5:42 PM - Nanda Fitrya Mujayinatul Faujiyah