Profil instastories
Nin
Nin

Sejumput Do'a Untuk Mama

"Assalamu'alaikum, Nisa pulang ma," seru Anisa.

"Wa'alaikumussalam, sini Nis mama di ruang keluarga," ujar seseorang dari arah dalam rumah.

Anisa berlalu masuk kedalam rumah dan berjalan menuju kearah mamanya yang sedang asik menonton televisi seraya memakan cemilan yang tertata di meja.

"Ma?!" panggil Anisa.

"Iya sayang?" ujar wanita paruh baya itu.

"Hari ini hari ibu. Tepat pada tanggal 22 Desember, Anisa ingin memberi kecil untuk mama, yang akan selalu mama ingat."

"Hadiah apa sayang?" tanya wanita paruh baya itu, dengan raut wajah pernasaran.

"Ini ma hadiah kecil dari Anisa. " ujar Anisa seraya menyerahkan hadiah berlapis batik itu.

"Wah, terimakasih sayang," ujar wanita itu seraya memeluk putri satu-satunya.

Wanita paruh baya itu membuka hadiah yang diberikan oleh putrinya Anisa.
Ia tertarik dengan selembaran kertas yang dilipat rapi. Lalu ia membuka dan membaca surat itu.

Teruntuk Mama...
Ma, terimakasih karena telah mengandungku 9 bulan dengan penuh kasih sayang. Terimakasih
atas pengorbanan yang telah mama dan ayah lakukan untuk membesarkanku.
Lihatlah putrimu sekarang, putri kecilmu yang dahulu selalu kau manjakan, sekarang putrimu ini telah beranjak dewasa, Ma.

Ma, mafkanlah putrimu ini. Maafkan kesalahan yang pernah putri kecilmu perbuat kepadamu, ma. Yang terkadang membuat dirimu kecewa hingga membuat relung hatimu terluka, ma.

Maaf bila Anisa tidak pernah mengikuti perkataanmu, tidak pernah mendengar nasihat-nasihat yang dirimu berikan, dan selalu menguatkan suara apabila berbicara denganmu, tidak pernah sopan dan selalu membentakmu ma.

Ma, Nisa akan selalu mendo'akan mama dengan ayah, agar diberi umur panjang, rezeki yang halal, dan dilimpahkan rahmat dan khazanah dari Allah SWT.

Anisa harap, mama mau memaafkan semua kesalahan yang pernah Anisa perbuat, Anisa janji tidak akan membuat mama kecewa lagi dan Anisa janji akan menurut dan membahagiakan mama dan ayah.

Terimakasih juga, Karena Mama telah Meluangkan Waktu Untuk Membaca Surat Ini. Semoga mama bahagia selalu.
Anisa sangat bangga mempunyai orang tua seperti mama dan ayah.

'Selamat Hari Ibu Ma, Anisa Sayang Mama'

Wanita itu membaca dengan deraian air mata, hingga selasai membaca surat itu.
Ia pun menumpahkan air mata yang tak terbendung. Ia memanggil putrinya Anisa untuk mendekat kearahnya.

"Anisa, sini sayang, " ujar wanita paruh baya itu.

Anisa melangkah mendekati mamanya, lalu memeluk mamanya, wanita itu membalas pelukan Anisa seraya mengucapkan terimakasih.

Masih dalam dekapan mamanya, Anisa kini mencurahkan semua perasaan yang ada di dalam hati dan pikirannya dengan air mata yang bertumpahan.

'Tamat'

> Berbaktilah kamu kepada kedua orang tuamu dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangimu di waktu kecil <

Ruang rindu 20 April 2020

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 8, 2020, 1:15 PM - Annisa mahmudah
Jul 6, 2020, 10:20 PM - Chocho_Yucho
Jul 3, 2020, 6:34 PM - Tjahjono widarmanto
Jul 3, 2020, 6:26 PM - Nnaga
Jul 3, 2020, 1:07 PM - Kristina Dai Laba
Jul 2, 2020, 2:25 PM - Mei Elisabet Sibarani