Sejarah Hari Guru Nasional 25 November dan Ini Cara Merayakannya

Trending 3 days ago 3
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Tanggal 25 November setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Guru Nasional. Bagaimana sejarahnya dan apa saja hal-hal sederhana yang dapat dilakukan untuk merayakannya?

Dikutip dari PAUDPedia Kemdikbud RI, peringatan Hari Guru Nasional mempunyai tujuan untuk penghormatan kepada guru. Tanggal ini juga sekaligus memperingati hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Ya, tanggal 25 November ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 tahun 1994. 


PGRI sendiri terbentuk pada 25 November 1945 oleh Rh. Koesnan, Djajeng Soegianto, Amin Singgih, Soetono, Soemidi Adisasmito, Ali Marsaban, dan Abdullah Noerbambang.

Sejarah Hari Guru Nasional 25 November 2022

Sejarah Hari Guru diawali dengan pendirian Sekolah Guru Negeri pada tahun 1951, tepatnya di daerah Surakarta. Mereka yang mengenyam pendidikan di sekolah itu akan dipersiapkan untuk menjadi guru-guru sekolah di desa-desa.

Pada era kependudukan Jepang, terbentuk sebuah organisasi bernama 'Guru' pada tahun 1943 di Jakarta oleh Amin Singgih dan kawan-kawannya.

Organisasi itu mempunyai tujuan untuk memberikan teladan nyata, bahwa guru-guru Indonesia tetap menempuh kesatuan nasional. 

Setelah Indonesia merdeka, perjuangan para guru dalam upaya mencari jati diri pun kian meningkat. Di tengah huru-hara kemerdekaan, para guru melangsungkan sebuah pertemuan di Sekolah Guru Puteri di Surakarta, Jawa Tengah.

Kongres tersebut dipimpin para tokoh pendidik, seperti Amin Singgih, Rh. Koesnan dan kawan-kawannya, lampau dilaksanakan selama dua hari (tepatnya pada tanggal 24-25 November 1945).

Nah, dari kongres tersebut kemudian tercipta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). PGRI menjadi wadah perjuangan para guru untuk ikut andil mengubah Indonesia ke arah yang lebih bagus setelah merdeka. 

Kongres Pertama PGRI sebagai organisasi pelopor

Dikutip dari kitab Guru: Sang Pejuang NKRI oleh Maulana Arafat Lubis, ‎Nashran Azizan, ‎dan Muhammad Divha, pada tanggal 25 November itu terlaksana Kongres Guru Indonesia atau disebut juga Kongres Guru I.

Kongres tersebut juga merumuskan tiga tujuan mulia PGRI, yakni:

1. Mempertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia
2. Mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran dengan dasar kerakyatan
3. Membela hak dan nasib buruh pada umumnya, serta hak dan nasib guru pada khususnya

Dihadiri oleh para guru, dosen, tenaga kependidikan, para pensiunan guru dan pegawai Kementerian Pendidikan dan Pengajaran yang baru didirikan pada waktu itu, semangat proklamasi pun sedang kian membara.

Lalu bagaimana langkah merayakan Hari Guru Nasional ya? Yuk simak halaman selanjutnya, Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga video dampak jelek kalau anak kurang beraktivitas berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]