Profil instastories

SEDETIK

Untuk dua gelas kopi 

 

كلّ شيء حكمه 

 

Aku masih renta dalam memaknai hidup. Jam tangan yang kubawa sore itu adalah sua yang berarti hidup sangat singkat, walaupun sudah sangat terikat. Nyatanya malam yang kelam mampu membuat kita kembali pekat. 

 

Cologne baby yang kuberikan, harumnya tidak tahan lama ternyata. Bak gambaran hidup yang harus kita jalani. Mengapa hidup sesingkat ini? 

 

Kadang dalam tanyaku riuh tak beraturan. Selalu kata mengapa yang terjun bebas dan merujuk, tanpa tahu pada siapa hatimu teruntuk. 

 

Jika boleh kutanyakan satu hal. Mengapa kita seperti ini? 

Sesenyap angin malam, seredup cahaya sore, namun sayang tak sesejuk udara pagi.

 

Atau akan ku tanya pada buku yang pernah kita tulis? 

Mengapa tak lagi ada sapa? 

Mengapa tak lagi ada sua? 

Mengapa tak lagi saling? 

Dan

Mengapa kita kembali Asing? 

 

Mengapaku merujuk pada kebab turki yang kita santap di sore hari 

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 2, 2020, 2:23 PM - Widi Purnamasari
Jul 1, 2020, 6:08 PM - Tika Sukmawati
Jul 1, 2020, 6:07 PM - Telaga_r
Jul 1, 2020, 5:47 PM - MARTHIN ROBERT SIHOTANG
Jul 1, 2020, 1:15 PM - INSPIRASI CERDAS