Profil instastories

Renja Angin si cindur mata.

Rindu disemestaku

Bagaimana mendung tidak menurunkan hujan bila rerumputan sudah segelisah itu. Bagaimana kata-kata tidak akan terangkai bila hati sudah serindu ini.

Bagaimana malam tidak menjadikannya embun bila sepi segelap itu. Bagaimana waktu tidak menjadikan sajak bila rindu tersapu jarak.

Bagaimana serangkul mawar akan layu memudar bila disepanjang hari nya selalu tersinar. Bagaimana puisi bisa melayu rindu bila disetiap rintik hujan yang basah hanya pesan singkat darimu yang singgah.

Bagaimana cakrawala bisa meredup di siang hariku, bila keindahannya selalu berakhir diujung senja. Bagaimana bisa lena dari rindu, bila senyummu menjadi serupa di dalam kata-kata.

Bagaimana tunas tidak akan merimbun berkelopak sedang daunnya saja selebat itu. Bagaimana bisa saat malam tidak kucumbui kata-kata mu, bila dengan kata-kata saja sehebat itu rindumu merayu.

Bagaimana tak kuasanya nada menjalani melodi pada ketukan notasi yang merindukan syair. Bagaimana tidak diamnya sepiku menjadi riuh merayu rindumu, bila mereka mampu menjemput ku untuk menemui mu.

Bagaimana akan ku hadapi rindu, pada semesta rasaku yang raya.

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.