Profil instastories

Lelaki penyuka hujan, kebun, buku, dan kopi.

Pulang Malu Tak Pulang Rindu

Sangat manusiawi jika seorang napi yang baru menghirup udara bebas di luar penjara -dibebaskan atau melarikan diri- akan selalu memilih satu-satunya opsi ternikmat yaitu "merayakan kebebasan."

Para eks bandit kelas teri atau maling kelas coro atau kategori non-koruptor biasanya tidak punya banyak pilihan di luar penjara. Pulang ke tengah keluarga mungkin pilihan termanis. Namun hanya bagi mereka yang memang masih diharapkan kepulangannya oleh keluarganya. 

Eks napi yang masih bertaut cinta dengan keluarganya mungkin kerap larut mendengarkan lagu Armada berjudul "Pulang Malu Tak Pulang Rindu." Sedangkan eks napi yang memutuskan untuk masih kembali menggeluti profesi lama maka akan lebih doyan meresapi lagu Iwan Fals berjudul "Berandal Malam Di Bangku Terminal".

Sementara itu eks napi koruptor biasanya tidak punya banyak masalah berarti. Toh mereka masih memiliki banyak uang haram di rekeningnya. Selama dalam penjara pun mereka napi yang hidup enak karena fasilitasnya mewah. Dengan ruang penjara yang dilengkapi AC, televisi, kasur empuk, dan lain-lainnya itu mereka punya banyak waktu mencari inspirasi di dalam penjara. Kebanyakan inspirasinya mungkin ide baru untuk menjarah uang negara setelah bebas. 

Tidak heran jika napi koruptor akan lebih bisa menikmati lagu melankolis Pance F. Pondaag berjudul "Aku Masih Seperti Yang Dulu." Alangkah "romantisnya" mereka. Keromantisan mereka tentu saja adalah romantisme maut. Kalau mereka saling mengajak sesama eks napi koruptor untuk berduet lagi dalam beraksi maka jadilah "duet maut". Lebih asyik lagi jika "kolaborasi maut" bersama teman-teman seprofesinya yang kebetulan masih aman-aman saja di lingkaran kekuasaan.(*)

Kedai Kopi Litera-Dihyah PROject, Ahad 19 April 2020

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jun 7, 2020, 3:29 PM - Hanifah khairunnisa
Jun 3, 2020, 12:46 PM - Nurhuda mas'ud tanjung
Mei 24, 2020, 8:09 PM - Nurhuda mas'ud tanjung
Mei 20, 2020, 5:13 PM - Tjahjono widarmanto