Profil instastories

Perempuan misterius

Setelah sholat shubuh, saya langsung bersiap-siap untuk pergi kerumah orang tua saya. Kebetulan jarak rumah saya dan orang tua saya lumayan jauh, sekitar 1 jam perjalanan. Pagi itu saya berpamitan pada istri saya.

"Dek, hari ini saya mau ke rumah ibu". Ucap saya pada istri saya .

"Kok pagi-pagi sekali mas, apa nggk nunggu nanti setelah jam 6". Jawab istri saya.

"enggak, soalnya nanti sekitaran jam 6 saya harus menemui orang yang garap sawah kita, katanya udah panen". Ucap saya sambil mengenakan jaket.

"Lha kan menemui siangan dikit kan nggk papa mas!". Istri saya sambil coba meyakinkan saya untuk tidak berangkat ke rumah ibu saya dini hari. "Bukannya apa-apa, soalnya  jalan yang kamu lewati kan nggk ada penerangan jalan, lagian juga lewat tengah hutan".

"Emang kalau lewat tengah hutan ada apa, hari gini nggk ada apa-apa dek". Saya coba yakinkan istri saya, sambil memanasi motor.

"Kalo gitu, saya berangkat dulu ya!"

"Hemmm, ya udah hati-hati nanti kalo di jalan".

Akhirnya saya berangkat, keluar dari rumah menyusuri jalanan desa yang masih sangat sepi, di tambah lagi udara dingin yang menusuk tulang sum-sumku. Saya keluar dari perbatasan desa dan mulai memasuki kawasan hutan, di daerah sekitar jalanan hutan sini ada gua, namanya gua kikik orang-orang biasa menyebutnya. Dan saya sering denger cerita dari warga kampung saya kalo di daerah sekitaran gua kikik itu sering ada penampakan, biasanya orang-orang yang lewat sendirian yang sering di perlihatkan penampakan itu. Tapi saya anggap omongan orang-orang kampung itu hanyalah mitos. "Mana ada hari gini ada hantu, kalopun emang ada ya nggk papa lah, itung-itung kalo ada juga biar ngilangin rasa penasaran saya terhadap hantu". Ucap saya dalam hati.

Dan benar saja, waktu saya melewati gua itu saya melihat ada seorang perempuan yang menggendong anaknya, perempuan itu memakai baju putih serta kerudung putih. Saya lewati perempuan itu begitu saja, tetapi dalam hati saya nggk tega lihat perempuan jalan sendirian sambil menggendong anaknya di gelapnya jalanan pagi. Lalu saya putar balikdan menawarkan boncengan padanya. "Buk, mau kemana? boleh saya anter?". Tapi tak ada respon dari perempuan itu, perempuan itu terus saja jalan walau saya tanya berkali-kali. "Dari pada jalan lebih baik ikut saya buk, nanti saya anter ke tempat tujuan ibu". Saya terus menawarkan diri untuk mengantarkannya. Lalu tiba-tiba tanpa bicara apapun ibu itu langsung naik ke sepeda motor saya, saya coba lihat mukanya tapi nggk kelihatan, soalnya ibu itu selalu menunduk. Lalu saya tanya. "Tujuannya kemana bu?". Tapi selalu diam saat saya tanya. tanpa kata apapun dari ibu itu, saya lajukan motor saya, saat saya lajukan motor saya, tiba-tiba motor saya terasa berat, tidak seperti biasanya. Lama-lama saya berpikir. "Apakah ini bukan orang ya, dari tadi saya tanya kok diam mulu". Ucap saya dalam hati. Lalu saya punya inisiatif. "Oke, saya akan coba turunkan ibu ini di kuburan depan sana".  Dan benar saja, saat saya berhenti di depan kuburan itu langsung turun, padahal saat tadi melewati pasar, saya berhentikan ibu itu nggk turun. Lalu ibu itu berjalan ke tengah kuburan dan hillang di telan gelapnya embun pagi, dan saat itulah pikiran saya yakin bahwa itu adalah hantu.

 

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 8, 2020, 1:15 PM - Annisa mahmudah
Jul 6, 2020, 10:20 PM - Chocho_Yucho
Jul 3, 2020, 6:34 PM - Tjahjono widarmanto
Jul 3, 2020, 6:26 PM - Nnaga
Jul 3, 2020, 1:07 PM - Kristina Dai Laba
Jul 2, 2020, 2:25 PM - Mei Elisabet Sibarani