Profil instastories

PERCAKAPAN TIGA NAPI


Di suatu sore yang tenang, di salah satu lapas di daerah Jawa Barat. Beberapa napi sedang berbincang ringan seputar pengalaman kejahatannya. Seorang dari ketiga napi itu bertanya
Napi pertama : "kejahatan apa yang kalian lakukan sampai kalian masuk penjara dengan hukuman berat?"
Napi kedua :" saya dipenjara karena membawa sebuah kotak".
Napi ketiga : "kalau saya dipenjara gara-gara berenang"
Napi pertama : "kenapa kalian dipenjara dengan suatu hal yang lazim dilakukan orang-orang baik?"
Napi kedua : "saya juga bingung, padahal saya hanya membawa kotak berisi makanan ringan dari rumah seorang bupati"
Napi pertama dan ketiga : "pantas saja"
Napi kedua seperti kebingungan melihat reaksi dua orang sahabanya itu
Napi ketiga : "kalau saya sudah pasti bukan kejahatan. Wong saya Cuma berenang sambil menangkap ikan milik tetangga"
Napi pertama : "bukan kejahatan bagaimana. Itu jelas-jelas kejahatan yang fatal".
Napi kedua : "lalu, kamu sendiri kenapa di penjara?"
Napi pertama : "Sebenarnya masalahnya sepele hanya karena saya seorang RT"
Napi ketiga : "loh kok bisa?"
Napi pertama : "saya juga bingung. Saya hanya memakai uang kas rakyat untuk membeli sebuah kulkas"
Napi kedua dan ketiga : "wah pantas saja".
Napi pertama : "sebenarnya saya sangat menyesali perbuatan saya"
Napi kedua : "kamu sudah tobat ya ?"
Napi ketiga : "kalau begitu bagus dong"
Napi pertama : "mungkin bisa di bilang begitu. Saya sudah tobat makan duit rakyat sebagai seorang RT. Kalau saja saya jadi seorang pejabat kelas atas yang menjadikan rakyat sebagai ladang yang subur. Sampai semua hanya bisa bertekuk lutut, nasib saya tidak mungkin seperti sekarang"
Napi ketiga : "pasti akan lebih buruk nasib mu"
Napi pertama : "Tidak. Justru akan lebih senang"
Napi kedua : "loh kenapa ?"
Napi pertama : "iyalah. Kalau memerasnya semakin banyak nasib saya akan lebih baik dari sekarang. Hukum itu bisa diubah semau pemerintah. Lihat saja nasib penjahat  yang kasusnya diperlambat dengan hukumannya yang dipersingkat"
Napi kedua dan ketiga hanya mengangguk-angguk mengiyakan pernyataan sahabatnya itu

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 8, 2020, 1:15 PM - Annisa mahmudah
Jul 6, 2020, 10:20 PM - Chocho_Yucho
Jul 3, 2020, 6:34 PM - Tjahjono widarmanto
Jul 3, 2020, 6:26 PM - Nnaga
Jul 3, 2020, 1:07 PM - Kristina Dai Laba
Jul 2, 2020, 2:25 PM - Mei Elisabet Sibarani