Profil instastories

Percakapan Singkat

"Kenapa?" tanya Temu pada Rindu yang mengunjunginya. 

 

"Tolong aku! Katakan ada yang sesak di hatiku," ujar Rindu menatap Temu. 

"Katakan saja sendiri. Apa urusannya pada ku?" jawab Temu menolak dengan kasar. 

 

"Karena kau adalah Temu yang membuat ku bahagia," ujar Rindu menjelaskan.

 

"Kemana saja kau, baru sekarang mengatakan. Dulu kau membanggakan diri tak ingin ku tolong, bahagia dengan rasa yang akan datang dan sekarang memelas padaku!" serunya tak terima dengan pernyataan Rindu dan membuat Rindu membungkam.

 

"Dengarkan aku!" Temu memegang pundak Rindu menghadapnya. "Dia bukan senja yang datang kembali dan bukan bintang yang datang pada malam hari. Apa kau tak sadar, Rindu? Dia itu si perayu ulung yang hanya mampu memikat tanpa memegang janji," ujar Temu menyadarkan Rindu yang tampak menyedihkan. 

 

Isak mulai terdengar dari Rindu yang meringkuh tubuhnya, menyadari betapa bodohnya ia berharap pada Tuan yang menyesakkan dadanya dengan perih. Dan Temu, pergi tak ingin memberi Rindu kiasan manis yang akan diteguknya lagi.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 8, 2020, 1:15 PM - Annisa mahmudah
Jul 6, 2020, 10:20 PM - Chocho_Yucho
Jul 3, 2020, 6:34 PM - Tjahjono widarmanto
Jul 3, 2020, 6:26 PM - Nnaga
Jul 3, 2020, 1:07 PM - Kristina Dai Laba
Jul 2, 2020, 2:25 PM - Mei Elisabet Sibarani