Profil instastories

Penyebab Gempa dan Trik atasi panik dan Trauma setelah Gempa

Oke, Sebelum kita masuk ke faktor penyebab dan trik untuk mengatasi panik dan trauma kita harus tahu dulu apa itu pengertian Gempa bumi. Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari bawah permukaan secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi atau lempeng bumi. Selain itu gempa bumi juga bisa disebabkan oleh letusan gunung api. Atau Gempa bumi itu sendiri juga bisa diartikan sebagai suatu peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi.

Faktor Penyebab Gempa Bumi itu sendiri bermacam-macam tergantung dari Jenis Gempa bumi tersebut. Berikut ini Jenis-Jenis Gempa Bumi beserta penjelasannya : 

Jenis Gempa bumi itu sendiri terbagi menjadi 2, yaitu:

a. Gempa Bumi Berdasarkan Penyebabnya
Menurut penyebab terjadinya, gempa bumi dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu :

1. Gempa Vulkanik
Gempa bumi vulkanik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh letusan gunung berapi. Contoh : gempa G. Bromo, gempa G. Una-Una, gempa G. Krakatau.

2. Gempa Tektonik
Gempa tektonik adalah gempa bumi yang terjadi karena pergeseran lapisan kulit bumi akibat lepasnya energi di zone penunjaman. Gempa bumi tektonik memiliki kekuatan yang cukup dahsyat. Contoh : gempa Aceh, Bengkulu, Pangandaran.

3. Gempa runtuhan atau terban
Gempa runtuhan atau terban adalah gempa bumi yang disebabkan oleh tanah longsor, gua-gua yang runtuh, dan sejenisnya. Tipe gempa seperti ini hanya berdampak kecil dan wilayahnya sempit.

b.Gempa Bumi Berdasarkan Kedalamannya
Berdasarkan kedalamannya, jenis-jenis gempa bumi juga dibedakan menjadi 3, yaitu :

1. Gempa bumi dalam
Gempa bumi dalam adalah gempa bumi yang hiposentrumnya (pusat gempa) berada lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi (di dalam kerak bumi). Gempa bumi dalam pada umumnya tidak terlalu berbahaya.

2. Gempa bumi menengah
Gempa bumi menengah adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada antara 60 km sampai 300 km di bawah permukaan bumi.gempa bumi menengah pada umumnya menimbulkan kerusakan ringan dan getarannya lebih terasa.

 

3. Gempa bumi dangkal
Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan kerusakan yang besar.

Dan untuk mengatasi rasa panik dan trauma akibat Gempa bumi, penjelasan dibawah ini adalah triknya :

1. Atur pernapasan

Ketika terjadi gempa, Anda dapat mengatur pernapasan dengan memejamkan mata dan tarik napas perlahan sedalam-dalamnya. Sebaiknya, gunakan pernapasan difragma pada saat melakukan teknik pernapasan ini. Setelah itu, keluarkan melalui mulut perlahan dan rasakan sensasi relaksasi dari pernapasan ini. Gunakan pernapasan ini selama 10-12 kali.

2. Ceritakan kepanikan Anda

Tekanan gempa akan membuat Anda merasa panik. Sebaiknya, jangan pendam sendiri. Ceritakan pada rekan atau sanak keluarga Anda. Dengan begitu, kepanikan yang berpotensi membuat trauma akibat gempa akan teratasi.

3. Latihan fisik

Kabar gembira bagi Anda yang kerap melakukan latihan fisik. Pasalnya, ketika gempa, Anda harus mencari tempat yang aman untuk berlindung. Hal ini membutuhkan latihan fisik yang baik, agar saat terjadi guncangan, Anda tetap dapat menjaga keseimbangan tubuh. Sebaiknya, lakukan latihan ini secara rutin.

4. Tidur nyenyak

Setelah gempa, kebanyakan orang masih merasakan guncangan. Padahal, gempa sudah tidak ada lagi. Cobalah untuk pergi tidur. Lakukan aktivitas jika Anda tak kunjung dapat beristirahat.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.