Penyakit Hernia pada Bayi: Penyebab, Cara Mengobati pada Bayi Perempuan dan Laki-laki

Trending 2 days ago 3
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Penyakit hernia menjadi salah satu masalah kesehatan yang rentan dialami bayi, terutama bayi laki-laki. Meski begitu, diketahui kondisi hernia juga dapat dialami oleh bayi perempuan.

Dilansir Stanford Medicine Children's Health, hernia merupakan kondisi ketika ada bagian usus yang 'mendorong' melalui titik lemah di otot perut. Nantinya akan muncul benjolan atau tonjolan lunak di bawah kulit.

Terdapat tiga jenis penyakit hernia pada bayi yang umum terjadi. Jenis hernia dibedakan dari letak munculnya tonjolan tersebut.


Hernia inguinalis muncul di area selangkangan, hernia umbilikalis muncul di sekeliling pusar, lampau hernia epigastrik muncul di area sekeliling pusar dan dada.

Jenis dan penyebab hernia pada bayi

Seorang bayi dapat mengalami hernia dalam beberapa bulan pertama kehidupannya. Hal ini terjadi karena otot perutnya tetap lemah.

Namun, secara garis besar penyebab hernia pada bayi sesuai dengan jenisnya yaitu:

1. Hernia inguinalis

Selama kehamilan, seluruh bayi mempunyai area yang disebut saluran inguinalis, dimulai dari perut ke arah instrumen kelamin. 

Pada anak laki-laki, kalau saluran ini tak menutup sepenuhnya maka satu lingkaran usus dapat beralih ke saluran inguinalis melalui titik lemah di tembok perut.

Kondisi inilah yang kemudian menjadi penyebab hernia inguinalis. Demikian dikutip dari Kids Health.

2. Hernia umbilikalis

Hernia umbilikalis pada bayi terjadi ketika ada bagian dari ususnya yang menonjol melalui tembok otot perut.

Saat di dalam kandungan, bayi mempunyai lubang mini di otot perutnya. Ini merupakan cincin pusar yang berfungsi menerima darah dan nutrisi dari tali pusar.

Nanti setelah lahir, bukaan ini akan menutup. Namun terkadang, otot-otot ini tak menutup sepenuhnya dan menyisakan lubang kecil. 

Maka dari itu, sebagian usus kemudian dapat beralih ke celah di antara otot perut tersebut dan menjadi penyebab hernia umbilikalis.

3. Hernia epigastrik

Hernia epigastrik terjadi ketika ada usus menonjol pada area tubuh di sekeliling pusar dan dada. Faktor penyebabnya merupakan kelemahan pada otot ada tembok perut.

Pada umumnya jenis hernia epigastrik ini berukuran kecil, tak menimbulkan gejala serius dan tak memerlukan pengobatan khusus. Namun, tak menutup kemungkinan operasi diperlukan kalau kondisinya tak kunjung membaik.

Faktor risiko hernia pada bayi

Ada beberapa kondisi di mana seorang bayi kemungkinan menjadi lebih rentan terkena hernia. Faktor risiko tersebut antara lain:

Lahir lebih awal atau prematur Memiliki orang uzur atau kerabat kandung yang mengalami hernia saat tetap bayi Mengalami fibrosis kistik Mengalami displasia perkembangan pinggul, suatu kondisi yang muncul saat lahir Pada bayi laki-laki, mempunyai kondisi testis tak berpindah ke dalam skrotum sebelum lahir Memiliki masalah dengan saluran kemih atau organ reproduksi

Simak lanjutan informasi tentang hernia pada bayi di halaman selanjutnya yuk, Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga video dampak jelek kalau anak kekurangan aktivitas berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]

fase-anak

Anak Usia 7-12 Bulan Ketahui lebih jauh perkembangan anak 7-12 bulan. Cek Yuk arrow-right