Profil instastories

Lelaki penyuka hujan, kebun, buku, dan kopi.

Penjelajah Cita Rasa Kopi di Bumi Panritalopi

Semua orang mungkin bisa mampir ke setiap warkop atau kafe. Namun tidak semua orang bisa membedakan cita rasa sajian kopinya. 

Makhluk yang satu ini bukan peracik kopi. Juga bukan petani kopi, pemilik kedai kopi, atau bahkan pengusaha dalam industri kopi.  Namun kaalau mau mengetahui warkop atau kedai kopi mana saja di Bulukumba yang punya kopi enak dan berkualitas, maka boleh mencari referensi dari orang ini. 

Dialah Mukhlis Uno, penjelajah "cita rasa kopi" di Bumi Panritalopi. Hampir semua warkop di seanterou Bulukumba sudah pernah dia singgahi. 

Pekerjaan dan hobi Bang Uno -panggilan akrabnya- berkutat di seputar dunia jurnalistik, literasi, farmasi, broadcasting, hingga agensi loker. Tidak heran, segala kegiatannya menjadikan dia penjelajah.  Sehingga punya banyak waktu luang ntuk mencicipi berbagai cita rasa kopi di mana-mana. 

Dia sangat menyukai kopi yang metode gilingnya termasuk semi washed, yaitu metode giling basah (wet hull). Metode ini menghasilkan karakter kopi yang memiliki body tebal dan keasaman yang rendah. Flavor note-nya harus benar-benar terasa saat dia mencicipi pertama kali secangkir kopi. Aromanya harus kuat.

Dia juga menyukai  kopi yang punya aftertaste berupa rasa dark chocolate. Sensasinya terasa menempel di lidah dan langit-langit setelah tetesan kopi melewati kerongkongan. 

Deskripsi kopi enak seperti di atas menurutnya hanya dia temukan pada tidak lebih dari sepuluh warkop di Kabupaten Bulukumba. Salah satunya adalah Kedai Kopi Litera. Mungkin sangat subjektif, tapi penjelajahannya terhadap kopi di berbagai warkop dan kafe boleh dijadikan referensi bagi siapapun yang mau mendirikan kedai kopi. 

Foto di atas saya jepret ketika Bang Mukhlis Uno berada di Kedai Kopi Litera meresapi tegukan nikmat pada secangkir black coffee "Kopi Anrang" yang diracik dari bahan kopi jenis liberika. 

* sepenggal dari naskah buku berjudul sementara: "Melarutkan Indonesia dalam Secangkir Kopi" (catatan barista pinggir jalan). 

Kedai Kopi Litera-Dihyah PROject, 20 April 2020.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jun 30, 2020, 3:41 PM - Wulan Rahmadani
Jun 13, 2020, 4:02 PM - INSPIRASI CERDAS
Jun 3, 2020, 12:58 PM - Hajhe
Mei 25, 2020, 4:53 PM - Hadi pranoto