Profil instastories

Pelabuhan terakhir

Terimakasih pada rasa yang pernah tumbuh

Namun telah layu karena lama tak bersua

Mungkin benar adanya jikalau rasa berkaitan dengan terbiasa

 

Karenamu cerita ini pernah ada

Karenamu pula cerita ini tiada

Jikalau dulu aku selalu termurung

Maka kini aku tersenyum dengan pergimu

 

Cukup bagiku mengenangmu dari jauh

Agar rasa lama tak terpupuk dan tumbuh segar seperti sedia kala

 

Pada pelabuhanmu aku telah terhenti 

Memasuki kesenangan namun fiksi

Seakan waktu tak lagi berarti

Hanya untuk bersua denganmu

Andai aku menegang kunci waktu

 

Andai, andai, andai

Hanya itu mampuku

Menyimpan harapan dari semesta

Dan menyorakkannya dalam hati

 

Kini waktuku melepas jangkarku menjauh dari pelabuhanmu

Dan mulai berlayar bersama sepinya hati menembus angin malam

 

Aneh,

perahuku tak kunjung berlayar

Kulihat luasnya padang pasir dibawah

Aku menyesal

Mengapa aku menyia-nyiakan airmataku 

Seharusnya kini semua airmata itu bisa menjadi air laut di padang pasir

~creamylatte

 

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 2, 2020, 2:24 PM - RimaN
Jul 2, 2020, 2:08 PM - Andi widiarti
Jul 2, 2020, 2:07 PM - Alifa Pratiwi Faisal
Jul 1, 2020, 6:04 PM - Junita Safitri
Jul 1, 2020, 5:42 PM - Nanda Fitrya Mujayinatul Faujiyah