PCNU Porworejo: Permainan Capit Boneka Haram, Ada Unsur Perjudian

Trending 1 week ago 7
ARTICLE AD BOX

Anggota Tim Perumus Masalah PCNU Purworejo KH Romli Hasan mengatakan maraknya permainan capit boneka atau claw machine meresahkan para orang tua. Ilustrasi. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Purworejo menyatakan hukum permainan capit boneka atau claw machine haram karena mengandung unsur perjudian. (Instastori)

Jakarta, Instastori Indonesia --

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Purworejo menyatakan hukum permainan capit boneka atau claw machine haram karena mengandung unsur perjudian.

"Hukum permainan capit boneka sebagaimana dalam deskripsi hukumnya tak diperbolehkan atau haram karena mengandung unsur perjudian, sehingga hukum menyediakannya pun juga haram," sebagaimana dikutip dari website NU Jateng, Kamis (22/9).

Unsur perjudian yang dimaksud ialah penyerahan harta sebagai komparasi suatu kemanfaatan yang bakal diterima. Namun, hasilnya dapat sukses dan gagal.

Menurut PCNU Purworejo, praktik tersebut tak dapat diarahkan kepada sewa menyewa. Sebab, pemeran tak akan mengikuti permainan tersebut apabila telah mengetahui dirinya akan gagal.

Anggota Tim Perumus Masalah KH Romli Hasan mengatakan maraknya permainan capit boneka meresahkan para orang tua.

"Kita para ulama di NU tergerak untuk membahasnya, sehingga persoalannya menjadi jelas dan orang uzur tak lagi merasa was-was," ujar Romli.

Romli mengatakan saat ini para orang uzur mesti melarang anaknya mengikuti permainan tersebut karena mengandung unsur perjudian yang dilarang agama.

Menurutnya, para orang uzur dapat menegur, menasehati, dan memberi pengertian kepada anak.