Tips mendapatkan banyak paid view di instastori melalui sosial media.

1584267477-picsay.jpg
 
Halo gyus, apa kabar kalian?, bagaimana dengan kesehatan kalian hari ini?. Kami harap kalian dalam keadaam baik-baik saja dan dalam keadaan sehat lair batin. Di musim pademi seperti saat ini, banyak orang yang mengkhawatirkan kesehatan dirinya sendiri dan orang-orang yang ada di setkitarnya. Mungkin hampir semua, tapi tetap tidak semua. 
 
Mimin mau sedikit cerita nih sama kalian. Saat mimin pergi ke mini market, nggak sengaja mimin mendengar pembicaraan seorang pedagang jus dengan beberapa orang. Mereka membicarakan tentang pandemi covid-19 yang kian hari kian menggilla, bukan malah menurun malah makin bertambah jumlah korbanya.
 
Dari yang mimin tangkap pada pembicaraan mereka, berdiam diri di rumah itu bukan solusi yang tepat. ''Kita mau makan apa kalau nggak jualan pak. Saya ini orang kecil, jualan sehari cuma cukup buat makan  sehari, kalo untung dari jualan kita irit-irit paling  cuman sampai dua hari buat kita makan. Ya mereka orang-orang kaya, bisa tetep makan walaupun mereka nggak kerja selama satu tahun.'' kata si penjual jus.
 
Hem.. Sedih ya kalau kita pahami apa yang di ucapkan oleh si penjual jus itu. Berdiam di rumah untuk menghindari dan memutus rantai penyebaran virus covid-19 itu memang sangat penting  karena itu di lakukan untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain. Tapi di sisi lain ada perut  yang harus terus di isi dengan makanan, walau bagaimanapun manusia perlu makanan untuk tetap bertahan hidup, sedangkan untuk mencari makan manusia harus keluar rumah untuk bekerja. 
 
"Bagaimana menurutmu, apa solusi terbaiknya.? "
 
Sembari menunggu solusi dari suara kalian, mimin mau kasih beberapa tips untuk meningkatkan penghasilan kalian. Mungkin dengan ini bisa sedikit membatu kalian yang punya semangat berkarya sambil bekerja atau setidaknya menjadi gambaran bagi kalian untuk kedepanya bersama kami.
 
Berikut adalah 3 tips untuk meningkatkan penghasilan di instastori.
 
1. Buat konten menarik dan unik.
 
Isi konten merupakan faktor utama dari sebuah halaman. Ibarat sebuah makanan, rasa dari makanan itu sendiri adalah hal yang paling di utamakan. Jika makanan itu enak dan memiliki cita rasa yang khas, maka orang-orang akan memakanya sampai habis dan rindu untuk memakanya kembali. 
 
Begitu pula dengan sebuah konten, jika konten itu memiliki karakter yang unik dan khas maka orang-orang akan tertarik untuk membacanya sampai akhir dan akan meridukanya atau setidaknya ada kesan yang tertinggal di hati para pembaca setelah mereka selesai membacanya. Jika sudah sampai hati,  mereka bisa saja membagikan konten yang kamu buat kepada orang lain.
 
Jika sudah seperti itu siapa yang akan di untungkan?. Tentu saja kamu. Yups, kamu akan mendapat lebih banyak pembaca dan yang jelas penghasilan kamu akan meningkat tajam dalam sekejab.
 
"Terus bagaimana kak supaya saya dapat menciptakan konten yang unik dan menarik."
 
Nah itu adalah pertanyaan yang paling banyak  saya dengar dari para konten kreator. 
 
Sebelum kamu menulis, kamu harus punya ide terlebih dahulu atau setidaknya kamu sudah punya topik yang akan kamu tulis. Nggak lucu kan kalau kamu nulis tapi kamu sendiri nggak tau apa yang mau kamu tulis.
 
"Kak saya nggak punya ide, kak saya masih bingung mau nulis apa, kak saya nggak tau harus mulai dari mana."
 
Nah ini nih kelanjutan dari pertanyaan di atas.
 
Jadi gini, sebelum kamu membuat sebuah konten kamu harus membaca konten terlebih dahulu. "Konten siapa kak?''  Tentu saja konten orang lain yang sesuai dengan minat kamu. 
 
Ya, membaca konten orang lain adalah salah satu cara terbaik sekaligus cara paling umum yang di lakukan oleh seorang konten kreator untuk mendapatkan sebuah ide, terutama buat kamu yang baru mulai.
 
Dengan terus membaca maka secara otomatis wawasan kamu akan terus bertambah, dengan bertambahnya wawasan yang kamu miliki lama kelamaan akan memunculkan sebuah ide yang mungkin belum terfikirkan oleh orang lain. 
 
Dan ide itu adalah calon kontenmu dari berbagai konten yang pernah kamu baca. Jadi sebelum kamu menulis rajin-rajinlah membaca. 
 
Kalau saya ibaratkan sebagai tukang kue bolu rasa duren, mungkin dulu si pembuatnya belajar membuat kue bolu dari orang lain yang membuat kue bolu rasa keju.
 
2. Buat judul dan gambar sampul yang menarik.
 
Rasa yang nikmat dan bikin ridu itu masih belum cukup loh, kamu masih perlu sedikit berimajinasi untuk menciptakan tampilan yang bikin orang tertarik.
 
Untuk menarik perhatian banyak orang kamu harus menyajikan sebuah konten ke dalam tempat yang menarik. Seseorang bisa saja tiba-tiba tertarik untuk membaca konten kamu hanya karena melihat judul dan gambar sampul yang kamu pasang.
 
3. Bagikan ke banyak tempat yang relevan atau kepada orang yang tepat.
 
Pada bagaian ini kamu harus mempertimbangkan dengan matang terkait siapa orang yang paling tepat untuk membaca konten yang kamu ciptakan, jangan sampai kamu salah pasar. 
 
Sebagai seorang penulis tentu kamu sudah paham tentang apa yang sudah kamu tulis, dari situ kamu perlu mempertimbangkan dengan tepat tempat yang berisi kumpulan orang-orang paling relevan untuk membaca konten yang kamu ciptakan.
 
Jika kamu menargetkan pembaca dari sosial media kamu perlu membagikan konten kepada komunitas yang tepat. Jangan bingung, karena di dalam jejaring sosial media seperti facebook dan twitter, terdapat berbagai komunitas atau grub yang membicarakan satu topik yang sama setiap harinya. 
 
Misalnya komunitas cerpen dalam grub cerpen, tentu mereka akan membicarakan hal yang sama setiap harinya yaitu cerpen. Jika konten kamu berisi cerpen atau tips dalam menulis cerpen, maka langkah yang tepat jika kamu membagikan konten yang kamu ciptakan pada komunitas tersebut. Hal ini jelas karena mereka membicarakan apa yang kamu bicarakan dalam konten.
 
Lalu bagaimana jika konten kamu bukan cerpen tetapi sebuah artikel tentang kesehatan atau review android. Ya, seperti yang sudah saya sebutkan di atas. Kamu perlu mencari komunitas yang berisi orang-orang berpotensi paling relevan sebagai target pembaca atau komunitas yang membicarakan topik yang sama dengan apa yang kamu bicarakan.
 
Nah bagaimana, sampai sini apa kamu sudah faham.? Jika masih kurang faham boleh kok buat tanya-tanya, jika ada kesempatan lain mungkin pertanyaan kalian bakal mimin ulas secara lengkap di lain hari.
 

Lainya