Profil instastories

Tak ada salahnya untuk berkomitmen

Tahun ajaran baru dimulai pagi ini adalah hari pertama ku akan mengikuti MOS jujur saja aku sangat gugup hari ini, ibu ku  mengantarkan ku sampai depan gerbang sekolah dan setelah berpamitan aku pun segera masuk kedalam sekolah itu. Sekolah yang cukup populer didaerah ku, yap aku berhasil masuk sekolah ini karena kerja kerasku belajar dengan giat selama ujian. Hari pertama MOS sangat membuatku gugup ditambah lagi aku belum mempunyai teman huft tapi bagaimana pun aku harus cepat cepat mencari teman agar aku tak sendirian.

Akupun segera melihat sekeliling dan bertanya kepada diriku sendiri apakah ada seseorang yang ingin berteman denganku? Pandangan pun mulai melihat seorang siswi yang sedang duduk dibawah pohon ia tampak sendirian juga sama sepertiku. Akupun memberanikan diri untuk menghampiri nya dan berkenalan dengannya. "hai perkenalkan namaku dina" sapaku kepadanya, ia pun hanya diam dan memandangiku dengan pandangan yang aneh. Lalu setelah itu dia langsung tersenyum dan menjawab "oh hai aku sarah" lega rasanya ketika dia membalas sapaanku

Aku pun mulai mengajak sarah berbincang bincang dan satu hal yang aku tau sarah itu ternyata seorang yang penyendiri dan suka berkumpul - kumpul jadi pantas saja jika dia terlihat sendiri. MOS pun berlangsung dengan meriah dan menyenangkan, aku dan Sarah pun sudah menjadi teman sekarang. Sudah 3 hari acara MOS dilaksanakan dan hari ini adalah hari terakhir MOS jujur saja aku sedikit sedih tapi bagaimana pun aku tetap senang karena ternyata aku dan Sarah sekelas, syukurlah setidaknya aku sudah punya 1 teman

 Hari berlalu begitu cepat tanpa aku sadari sudah 3 bulan aku bersekolah disini aku juga sudah kenal dengan beberapa teman dari kelas lain, dan ada satu murid laki - laki dari jurusan yang beda denganku yang selalu membuat hatiku ingin berkenalan dengannya, aneh sekali perasaan ku padahal awalnya aku hanya melihat dia sedang diri didepan kelasnya sembari bercanda tawa dengan teman kelasnya. Tetapi hatiku sangat aneh hanya melihat hal itu aku jadi ingin berkenalan dengannya, tapi aku fikir rasanya tidak mungkin aku bisa berkenalan dengannya karena dia sangat populer dikalangan cewek cewek dan tak mungkin juga dia akan melihatku.

Kini akupun menjalani kehidupan sekolahku bersama sahabat sahabatku, oh iya aku juga punya 2 teman yang lain selain Sarah mereka adalah Ani dan Intan. Kini tanpa aku sadari aku sudah mulai perlahan melupakan sosok murid laki laki itu aku hanya berfikir tidak mungkin juga aku bisa berkenalan dengannya jadi aku segera melupakannya. Tapi tiba tiba ada yang aneh hari jujur saja aku jarang sekali bermain ponsel jadi aku tidak tahu ada pesan masuk yang sudah dari kemarin masuk kehp ku, dan ketika ku lihat ada sebuah pesan line tertulis "dina? Ini dina kan" aku sangat bingung siapa yang mengirimiku pesan itu karena aku tak kenal dengan orang itu tapi ketika aku melihat foto profil ya aku sungguh terkejut, murid laki laki itu mengirim pesan kepadaku. Aku sangat bingung aku harus senang atau bagaimana dan akhirnya aku putuskan untuk membalas pesannya.

Sejak hari itu aku mulai sering berkirim pesan dengannya, nama nya Bimo sudah hampir 2 minggu aku kenal dengannya dan berkirim pesan. Jujur saja aku mulai nyaman dengannya aku tak tahu perasaan apa ini rasanya senang saja jika ada pesan darinya tapi aku tidak berfikir bahwa Bimo juga nyaman denganku karena yang ku tau banyak sekali siswi cantik yang dekat dengannya jadi aku berfikir bahwa aku dan Bimo hanya akan berteman biasa. Siapa sangka ternyata dia punya perasaan kepadaku dan menyatakan perasaannya kepadaku jujur aku kaget sekali dengan ucapan nya karena aku bingung bagaimana dia kenal dengan ku dan bagaimana dia bisa suka denganku. Bimo pun memberitahu ku bahwa ternyata ia pernah melihatku beberapa kali melewati kelasnya dan dari situ ia mulai sering memperhatikan ku dan ingin dekat denganku, setelah mendengar itu aku pun menerima Bimo sebagai pacarku dan setelah aku menjadi pacarnya banyak sekali kakak kelas yang bertanya kepadaku apakah benar aku pacaran dengan Bimo bahkan ada kakak kelas yang menangis ketika tau bahwa aku berpacaran dengan Bimo.

Sudah hampir 2 bulan aku berpacaran dengan Bimo tinggal seminggu lagi kita resmi 3 bulan tapi semua itu sirna ketika pulang sekolah Bimo mengajak ku untuk putus jujur saja aku kaget dan tak tau harus apa saat itu rasanya air mataku ingin turun tapi tak bisa, aku hanya menahan air mataku agar tidak jatuh, rasanya seperti ada sesuatu yang menghantam hatiku rasanya sakit sekali sangat sakit ini pertama dalam hidupku aku merasakan patah hati dan orang pertama yang membuatku patah hati yaitu Bimo. Lalu dia memberiku gelang sebagai tanda persahabatan dan aku dengan terpaksa menerima gelang tersebut. Dengan senyum kecut aku memaksakan diriku agar tak menangis, kini aku sudah dirumah semenjak kejadian itu aku tak nafsu makan bahkan hatiku sangat sakit ketika mengingatnya.

Aku sangat beruntung mempunyai teman seperti Sarah ia selalu mendukung dan memberi semangat agar aku tak sedih lagi tapi bagaimanapun hatiku masih saja terasa sakit dan sesak, tapi aku harus tetap menjalani ini. Setelah 2bulan putus aku sama sekali tak pernah berkirim pesan dengan Bimo tetapi tiba tiba ada sebuah notif pesan dari hpku dan ternyata Bimo yang mengirim pesan itu "mau pulang bareng" isi singkat pesan tersebut yang ku kubaca dari notifikasi dan bodohnya aku malah mengiyakan ajakan tersebut, dan dari hari itu hubunganku dengan Bimo seperti membaik kembali bahkan kami sering telponan dan video call jujur saja aku bingung kini hubungan kami hanya mantan kekasih tapi rasanya kami berdua masih sama sama punya perasaan. Dan akhirnya Bimo bilang kepadaku "sekarang kita komitmenan aja ya aku punya kamu dan kamu punya aku tanpa harus ada status pacaran" karena aku masih sayang dengannya aku pun mengiyakan perkataan tersebut. Tanpa ku ketahui bahwa menjalani komitmen sangatlah tidak mudah, aku pernah merasakan hari hari berat karena komitmen tersebut bahkan Bimo pernah 3bulan berubah sikap menjadi dingin dikarenakan ia dekat dengan cewek lain bahkan dia jalan dengan cewek itu. 3bulan aku sabar bertahan tapi tetap saja aku seorang manusia yang akan lelah dengan hal itu akupun mencoba pergi dari Bimo tapi Bimo berkata bahwa dia tak mau aku pergi dan meminta maaf dan meminta kesempatan kedua, dan akupun memberikan kesempatan itu tapi ternyata ia masih saja mengulanginya. Ku fikir dia akan berubah nyatanya aku salah dia tetap Bimo yang suka dengan cewek cewek dan dia kini sedang dekat dengan adik kelas bahkan setiap hari chatingan dan bahkan curhat banyak dengannya. Jujur aku sakit hati walaupun aku hanya mantannya tapi dia mengajak berkomitmen denganku lantas aku harus apa?.  Aku bahkan tak tau sudah berapa banyak cewek yang ia dekati selama menjalani komitmen denganku. Tapi aku pun juga selalu memberikan kesempatan lagi kepadanya, bodoh? Hehe iya aku memang bodoh tapi aku sayang dengannya aku berharap dia berubah.

Dengan segala kesabaran dan kesempatan yang aku berikan kepadanya kini aku dan Bimo sudah hampir 4 tahun bersama ya dengan status komitmen Hehe banyak sekali hambatan yang terjadi untuk sampai sini terutama dengan orang luar yang ingin masuk kedalam hubungan kami tapi percayalah seplayboy apapun lelaki itu jika kamu tetap sabar dan berharap dia berubah bisa saja itu terjadi

 Ini cerita ku semoga kalian suka 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 8, 2020, 1:15 PM - Annisa mahmudah
Jul 6, 2020, 10:20 PM - Chocho_Yucho
Jul 3, 2020, 6:34 PM - Tjahjono widarmanto
Jul 3, 2020, 6:26 PM - Nnaga
Jul 3, 2020, 1:07 PM - Kristina Dai Laba
Jul 2, 2020, 2:25 PM - Mei Elisabet Sibarani