Profil instastories

Orang Sebelah

Pagi hari pas weekend rina dan keluarganya berencana pergi bertamasya ke negeri seberang dengan menaiki kapal.

"Rina bangunnn!!! Ayo cepat siap-siap,kita mau berangkat!!!" Kata ibu. 

"Apasih ibu?  Aku masih ngantuk nih,huaamm". Jawab rina sambil menguap besar seperti naga hahaha. 

Lalu ibu mengambil air menggunakan gayung dan menyipratinya ke wajah rina dengan wajah marah sambil mengatakan "oh masih ngantuk ya?, ayo bangun!!!, yahh lihat nih anakmu tidak mau bangun.

"sudahlah biarin saja, ayah mau panasin mobil dulu, kalau rina masih belum bangun kita kasih tinggal saja biar rina di rumah sama hantuuuu". Jawab ayah sambil meniru suara hantu (hihihi). 

Mendengar perkataan ayahnya tadi, rina langsung bangun dari tempat tidurnya dan bersiap-siap. Setelah bersiap-siap rina dan keluarganya pun berangkat ke pelabuhan menggunakan mobil. 

Di dalam mobil

"asyikkk, kita bisa lihat laut". Kata rina dengan wajah gembira. 

"iya nak". Jawab ayah dan ibunya. 

Beberapa menit kemudian rina dan keluarganya pun sampai di pelabuhan. 

"alhamdulillah sudah sampai, ayo turun". Kata ayah. 

"okay ayah". Jawab rina sambil mengacungkan jempolnya. 

"oh iya kita bawa mobilnya juga ya ke kapal, masa ia kita mau kasih tinggal, inikan mobil kesayangan ayah (hahaha)". Kata ayah dengan cengir-cengir sendiri wkwkwk. 

"ih ayah nih kayak apa saja deh,  yah sudah terserah ayah saja toh juga kalo di kasih tinggal gak ada yang jaga". Jawab ibu. 

"betul tuh bu, ya asalkan ayah punya uang buat bayar ongkosnya saja". Jawab rina. 

"oh kalau soal itu mah insya allah ada". Jawab ayah. 

Setelah itu, ayah mengurus mobil yang mau dimasuki ke kapal, lalu mereka masuk ke kapal. 

"rin, ibu ayo masuk!!!,  kita duduk di atas saja ya". Kata ayah. 

"ok, yah". Jawab rina dan ibunya. 

"ayah, rina mau lihat paus boleh kan?". Kata rina sambil menunjuk ke luar. 

"iya silahkan saja, asalkan jangan sampai kamu yang jadi pausnya hahaha". Jawab ayah. 

Ketika ayah duduk ia melihat seorang nenek yang duduk di sebelahnya. Dalam hati ia berkata "kasihan neneknya sendirian". Ayah pun mengajak nenek itu ngobrol. 

"nek, kok sendirian?". Tanya ayah. 

Namun neneknya diam saja

"nenek mau kemana?, gak ada yang temani?, gak takut tersesat?, awas ada penjahat loh!!!". Kata ayah. 

Dan neneknya tetap diam. 

Dalam hati ayah "aduh kok muka neneknya kayak mau marah gitu, jadi horor deh".

Eh tiba-tiba ada seorang ibu-ibu bertanya kepada neneknya dengan menggunakan bahasa madura dan nenek itu menjawabnya.

Sontak wajah ayah berubah menjadi heran. Dalam hatinya berkata "etdah ternyata neneknya gak ngerti bahasa indonesia toh pantas saja dari tadi w ngomong panjang lebar gak di respon". Sambil menabok kepalanya. 

The end. 

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 8, 2020, 1:15 PM - Annisa mahmudah
Jul 6, 2020, 10:20 PM - Chocho_Yucho
Jul 3, 2020, 6:34 PM - Tjahjono widarmanto
Jul 3, 2020, 6:26 PM - Nnaga
Jul 3, 2020, 1:07 PM - Kristina Dai Laba
Jul 2, 2020, 2:25 PM - Mei Elisabet Sibarani