Profil instastories

One Piece: Potensi Mengerikan dari Manusia Magnet, Eustass 'Captain' Kid

Fakta sementara tentang keganasan kekuatan kapten kid memang masih minim aksi dan jatah tampil. Sementara ini kita tau Kapten Kid adalah penguasa magnet power dalam dunia One Piece.

 

Dia bisa mengendalikan apapun yang mampu magnet lakukan. Seperti menolak berbagai logam dan besi juga menarik dan menyatukan besi dan logam sesuai kehendaknya.

Dengan kekuatan ini kapten Kid bisa melempar balik bola meriam besi. Kid juga bisa merampas semua senjata besi musuh untuk dia manfaatkan sebagai tangan logam besi raksasanya yang berbahan baku semua senjata dan objek besi yang ada disekitarnya.

Dan ini hanya aksi kecil Magnetman didunia One Piece loh! Kita tunggu aksi kekuatan maksimalnya kelak.

 

Menurut penggemar potensi kekuatan ini, jika sudah mampu digunakan Kid secara maksimal atau mencapai Awakening, mungkin bisa menarik keluar pasir besi dibumi menjadi senjatanya. Kemudian mengeras dan menyatu seperti serbuk magnet yang dapat merusak fisik manusia. Juga mungkin bisa dia pakai untuk mencemari udara dengan serbuk pasir magnetnya.

 

Jika sudah mencapai tahap awakening, semua medan duel akan menjadi objek yang berubah menjadi medan magnet pekat yang membuat musuh-musuhnya bagaikan bertempur diatas medan magnet yang memiliki dua sudut dan gaya berbeda seperti hukum magnet, dapat menolak dan menyatu.

 

Dalam kondisi seperti itu, musuh akan benar benar dihancurkan oleh kekuatan magnet dalam medan pertempuran, dengan cara meremukan tubuh lawan-lawannya dengan gumpalan serbuk besi yang dihasilkan dari kekuatan buah iblisnya. Jika sudah seperti itu, maka medan pertempuran bisa saja menjadi panggung eksekusi oleh Kid.

 

Dan teori diatas dikembangkan oleh Yudha Frand, salah seorang penggemar One Piece yang aktif mengembangkan pendapatnya tentang alur cerita ataupun karakter-karakter One Piece. Mungkin ada yang sependapat dengan teori tersebut dan mungkin juga ada yang menolak teori tersebut. Wajar!

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait