Profil instastories

One Piece: Beginikah Caranya Sabo Kalahkan Akainu

Buah iblis Ace, Mera Mera no Mi, sempat diambil oleh Doflamingo dan menjadi hadian untuk sebuah turnamen. Beruntung, Sabo berhasil mendapatkan kembali buah iblis Ace dan menggunakannya. Gak butuh waktu lama buat Sabo untuk menguasai buah iblis api ini. Dia pernah bertarung melawan Fujitora dan Jesus Burgess dengan bantuan buah iblis ini dan sepertinya tidak ada masalah berarti.

 

Tapi, yang jadi pertanyaan kemudian adalah bagaimana jika pertarungan antara Sabo dan Sakazuki terjadi suatu hari nanti. Apakah Sabo akan bisa menghadapi magma Sakazuki? Seperti yang diperlihatkan dalam peristiwa Marineford, kekuatan api Mera Mera memang gak terlalu berpengaruh apapun jika harus menghadapi “sumber” dari api yaitu magma.

 

Di dunia nyata pun seperti itu, dimana magma bahkan bisa melahap dan menciptakan a0pi yang artinya magma adalah sumber kekuatan api yang paling kuat. Salah satu alasan mengapa magma lebih unggul dari api adalah suhunya. Mera Mera no Mi adalah api merah yang hanya memiliki suhu sekitar dibawah 1000 derajat selsius. Berbeda dengan suhu magma yang tentunya lebih tinggi dari 1000 derajat selsius.

 

Lalu, bagaimana cara Sabo mengalahkannya? Satu-satunya cara adalah dengan meningkatkan kekuatan, menghadirkan form awakening yang bisa menyamai kekuatan magma Sakazuki. Mungkin gak harus mendekati secara penuh, tapi setidaknya bisa menahan serangannya dan juga bisa mengenai tubuh dari Sakazuki.

 

Melakukan awakening dari kemampuan Mera Mera Sabo tentunya perlu latihan atau juga momen dimana form tersebut bangkit. Bisa saja dia kemudian berlatih bersama Dragon atau bersama karakter lainnya. Saat ini informasi mengenai Sabo masih misterius, karena Sabo dikabarkan sudah tewas. Mungkin sebuah pertarungan di Mary Geoise – atau tempat lainnya dimana Sabo berada – akan bisa membangkitkan awakening Sabo, seperti yang terjadi kepada Luffy ketika bertarung dengan Katakuri atau ketika berlatih bersama Rayleigh.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait