Profil instastories

Nuria

Nuria

Oleh Ida Mund

 

Dia bergerak cepat di antara waktu yang menderu

Di antara roda yang di dorong melintasi lorong-lorong bisu

Mendekap luka di tubuh-tubuh berdarah

Menjahit sesobek perih yang menyayat raga lara

 

Perempuan itu, Nuria

Berdiri tegak di garis depan

Menjaga pertahanan di ruang-ruang isolasi yang berdebu

Tak gentar meski di titik rentan terpapar

Dia maju dengan pedang kecil terhunus

 

Dia Nuria

Dikorbankannya waktu, digadaikan keselamatan dirinya dipertaruhkan demi menjaga batas aman negeri atas nama sumpah setia yang diikrarkan

Dia tidak pernah menyerah sampai detik dia terkulai

Jatuh roboh tak berdaya lagi

Terengah-engah menybut tangan suci yang meraihnya pulang

 

Dia pulang

Dalam sepi yang terlalu gaduh untuk diceritakan

Rumah tempat dia istirah menutup pintu, menolak bertemu

Mematikan empati, menghalangi jenazah dalam peti 

 

Duh, Nuria sang pahlawan garda depan

Kau sungguh pulang sendiri

Jasamu tak dihargai, kepergianmu tak ditemani

Hanya rerumputan yang meneteskan embun tangis di pagi kemudian

Menyisakan duka negeri tentang matinya nurani 

 

Nuria, usah bersedih

Tinggalkan saja mereka

Pulanglah saja pada Tuhan dengan tenang

Dia akan menyelimuti kesedihanmu 

dan membasuh air matamu dengan cinta dan kedamaian

 

Suoh, 10 April 2020

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.