Profil instastories

Motivasi

Saya ingin bercerita tentang kebencian saya dulu, pada dunia tulisan.  Saya sangat tidak suka sastra dan literasi, terutama literasi tulis.
Tetapi, mindset bisa berubah kapan saja. Bahkan kini saya merasa jiwa saya adalah tulisan bahkan mimpi besar saya adalah menjadi seorang penulis, yang memberikan kebermanfaatan buat diri saya dan orang lain, yang bisa memotivasi diri pribadi  dan orang lain.
 
Hal ini tentu tidak hadir begitu saja, ada latar belakang yang akhirnya membuat saya menyukai tulisan bahkan merasa hampa jika tidak menulis. Semua berawal dari salah kirim informasi lomba puisi.  Ini mungkin kebetulan bagi manusia tetapi tidak pernah ada yang kebetulan bagi Allah, sebab semua sudah di rancang dengan skenario terbaik. 
 
Seseorang yang mengirim informasi dan yang salah sasaran itu, menyuruh saya mengikuti sebuah ajang perlombaan literasi secara online. Tentulah di tengah  kebencian saya pada tulisan, ditengah keraguan akan kemampuan menulis saya yang sama sekali tidak bisa di perhitungkan, saya tentu menolak tawaran itu. Namun, dia tetap kekeh menyuruh saya untuk ikut. Sampai akhirnya luluh lah hati saya. 
 
Saya mencoba menulis berulang kali, mencoba menepis keraguan akan kemampuan diri yang minim dalam dunia literasi, saya meminta bantuan kepada nya agar sesekali mengarahkan. Dan dia dengan senang hatinya mau mengajari. Sampai akhirnya jadi lah sajak itu dalam dua lembar kertas. Dia membantu saya sampai proses pengiriman hingga akhirnya saya lolos dalam daftar finalis lomba.
 
Seseorang itu (yang tidak akan saya sebutkan namanya disini) berhasil membuat saya jatuh cinta pada dunia literasi. Dia berhasil membuat saya menulis deretan bait-bait yang panjang, yang mengurai perasaan dan segenap suka duka kehidupan. Dia berhasil membuat saya bertahan pada dunia tulisan hingga bertahun-tahun, sampai tulisan menggenapi segala ganjil saya. 
Dia berhasil membuat saya merasa tidak lagi kesepian saat saya kehilangan teman dan dimusuhi banyak orang, saat saya tidak punya tempat untuk berkeluh kesah, saat saya ingin mengadukan rasa, dia berhasil menjadikan tulisan sebagai teman hidup saya sepanjang masa.
 
Baiklah, inti dari cerita saya adalah tentang motivasi. Bahwa dalam melakukan hal apapun di semesta ini, sangat penting kita mempunyai motivasi dan motivator. Motivator bisa diri sendiri, bisa teman karib, sahabat, ibu dan bapak, dan siapapun yang bisa menjadikan kamu termotivasi melakukan sesuatu yang bermanfaat. 
Dengan mempunyai motivasi, kamu mempunyai alasan untuk tetap berjuang, untuk tetap bertahan, untuk tidak menyerah, untuk tetap semangat, untuk tetap melakukan hal-hal yang kamu ingin lakukan.
Saya menyadari bahwa seseorang yang hebat bukan semata-mata karena kehebatannya, tetapi karena kebaikan Tuhan yang tercurah kepadanya, karena dia mempunyai motivasi untuk menjadi hebat dan karena dia punya tujuan yang jelas, terarah dan pastinya harus ditaklukkan.
 
Lewat tulisan ini, saya ucapkan terimakasih kepada dia,sang penginspirasi. Semoga segenap kebaikan menyertai hidupnya.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jun 27, 2020, 3:05 PM - MARTHIN ROBERT SIHOTANG
Jun 25, 2020, 3:02 PM - Lilis Puji Astuti
Jun 25, 2020, 2:09 PM - Erbin Simanjuntak
Jun 24, 2020, 1:54 PM - Lilis Puji Astuti