Miliki Gelar S2 dan Menikah dengan Sopir Truk, Bunda Ini Bahagia Jadi Ibu Persusuan

Trending 1 week ago 5
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Menyusui dapat menyebabkan terjadinya pertalian hubungan dengan seorang anak, meski tak dilahirkan dari rahim sendiri. Dalam hal ini, Bunda disebut sebagai bunda persusuan.

Kisah tersebut juga dialami oleh seorang guru bergelar S2 di Malaysia. Orkid Azura yang pernah viral karena kisah cintanya dengan sopir truk kini hidup senang di Malaysia bersama anak-anaknya.

Orkid Azura dan Hafis Hozahli sudah dikaruniai dua anak laki-laki. Mereka ialah Muhamad Hafifi atau Fifi yang berumur 1 tahun, serta Muhamad Hafizi atau Fizi yang baru berusia 10 bulan.


Tak hanya itu, Azura juga mendapatkan kesempatan untuk mempunyai seorang anak susuan bernama Nur Alisha Zahra atau Hizara yang baru berusia 11 bulan.

Azura bercerita, keputusan itu ia lakukan ketika sepupunya dikaruniai seorang anak perempuan. Kala itu, Azura mendapatkan rezeki berupa ASI yang berlimpah sehingga ia memutuskan untuk menyusui anak dari sepupunya.

"Saya mengambil keputusan untuk mengambil anak angkat dan menyusukan anak ini kerana waktu saya melahirkan anak kedua, ASI saya terlalu banyak jadi saya memilih untuk berkongsi rezeki. Walaupun anak wanita ini tak lahir dari rahim saya, namun saya amat menyayanginya," ujar Azura kepada HaiBunda belum lama ini.

Ibunda kandung dari Nur Alisha Zahra ialah sepupu Azura yang juga merupakan penduduk negara Malaysia. Sementara itu, ayah kandung Hizara merupakan WNI asal Medan yang bekerja di Malaysia. Kehadiran Hizara semakin melengkapi kebahagiaan di rumah tangga mereka.

Wanita yang mempunyai gelar S2 itu kini sibuk menjalani peran sebagai guru, istri, serta Bunda tiga anak. Azura tetap menjadi guru di Sekolah Menengah Kebangsaan Bandar Baru Sentul, Kuala Lumpur.

"Saya tetap menjadi seorang guru. Kesibukan menjadi seorang guru itu perkara biasa yang dialami seluruh guru," ucap Azura.

Kini Azura dan Hafis saling menggeluti pekerjaan mereka masing-masing demi menafkahi ketiga buah hati. Di sela-sela kesibukan, mereka juga saling bergantian mengurus Si Kecil.

"Jika kami sibuk bekerja, kami saling video call bersama. Sebagai bunda dan bapak yang bekerja, anak-anak kami diasuh oleh orang uzur saya (ibu saya). Pada akhir pekan kami membawa mereka ke taman bermain, melangkah ke tempat-tempat menarik," ia bercerita.

"Dari segi pola asuh, kami bergiliran menjaga ketika anak kalau anak sakit atau demam. Pada waktu malam, kebiasaannya, suami akan bangun untuk menukar lampin (popok) anak. Alhamdulillah suami sangat membantu," ujarnya.

Sebelum menikah, pasangan ini sempat menuai cibiran karena perbedaan status sosial mereka. Baca di halaman selanjutnya.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga video tentang kisah cinta pria Bali dan istri bule:

[Gambas:Video Haibunda]