Menu Diet Defisit Kalori, Makan Apa Sebaiknya?

Trending 2 months ago 16
ARTICLE AD BOX

Diet defisit kalori mungkin langkah paling umum dilakukan jika seseorang mau menurunkan berat badan. Menu diet defisit kalori juga dapat diatur sedemikian rupa agar tetap lezat dan mengenyangkan.

Salah satu program diet yang terkenal dengan merencanakan makan 1.500 kalori. Diet seimbang 1.500 kalori diklaim sebagai salah satu langkah penurunan berat badan yang sehat dan memperkuat jangka panjang. 

Mengutip Healthline dan Eating Well, diet 1.500 kalori dapat menurunkan berat badan 1 kg dalam waktu satu minggu. Diet seimbang 1.500 kalori kaya makanan bergizi sesuai dengan kebutuhan banyak orang yang mau menghilangkan lemak serta meningkatkan kesehatan.


Bagi Bunda yang mau mencoba diet 1.500 kalori dapat memahami dulu serba-serbi diet tersebut dan tipsnya.

Makanan untuk diet defisit kalori: 1.500 kalori seminggu Sayuran tak bertepung: kale, arugula, bayam, brokoli, kembang kol, paprika, jamur, asparagus, tomat, dan lainnya. Buah-buahan: berry, apel, pir, buah jeruk, melon, anggur, pisang, dan sebagainya.
Sayuran bertepung: kentang, kacang polong, atau ubi jalar. Seafood: salmon, kerang, udang, sarden, tiram. Telur: telur utuh lebih padat nutrisi daripada putih telur. Ayam dan daging: Ayam, daging sapi, kerbau, domba. Sumber protein nabati: tahu, tempe, bubuk protein nabati. Biji-bijian utuh: oat, beras merah, quinoa, bulgur, barley, millet, dan lainnya. Kacang-kacangan: buncis, kacang merah, lentil, kacang hitam dan banyak lagi. Lemak sehat: alpukat, minyak zaitun, kelapa tanpa pemanis, minyak alpukat, dan lainnya. Produk susu: yoghurt polos penuh lemak atau rendah lemak, kefir, dan keju penuh lemak. Kacang-kacangan: almond, kacang macadamia, biji labu, kenari, biji kembang matahari, selai kacang alami, mentega almond dan tahini. Susu nabati tanpa pemanis: kelapa, almond, jambu mete, dan susu. Bumbu: kunyit, bawang putih, oregano, rosemary, cabai, lada hitam, garam, cuka sari apel, jus lemon, dan bubuk bawang putih. Minuman nonkalori: air mineral, air soda, kopi, teh hijau.

Pastikan untuk mengonsumsi banyak makanan kaya serat dan sumber protein berkualitas setiap kali makan. Penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi serat dan tinggi protein efektif dalam meningkatkan penurunan lemak.

Makanan yang harus dihindari untuk diet defisit kalori: 1.500 kalori seminggu

Makanan olahan dan gula tambahan harus dijaga seminimal mungkin dalam rencana penurunan berat badan yang sehat. Membatasi makanan berikut dapat membantu Bunda menurunkan berat badan.

Makanan sigap saji: nugget ayam, kentang goreng, pizza, hot dog, dan lainnya. Karbohidrat olahan: roti putih, sereal manis, pasta putih, bagel, kerupuk, keripik, tortilla. Banyak mengandung gula: camilan manis, permen, makanan yang dipanggang, gula. Makanan olahan: makanan kemasan, daging olahan (deli atau bacon), hidangan pasta kotak, sereal batangan. Makanan yang digoreng: keripik kentang, gorengan, donat. Minuman manis: soda, jus buah, minuman berenergi, susu beraroma, kopi manis, dan lain sebagainya.

Meskipun sesekali menikmati makanan atau minuman favorit tak akan merugikan tujuan penurunan berat badan Bunda. Bahkan memanjakan diri sendiri secara teratur akan membantu.

Misalnya, kalau mempunyai kebiasaan makan es krim setiap malam setelah makan malam, kurangi asupan tersebut menjadi satu porsi sekali atau dua kali seminggu.

Mengurangi kebiasaan yang menghambat penurunan berat badan mungkin membutuhkan waktu, tapi itu diperlukan untuk mencapai tujuan diet Bunda.


Lanjut baca halaman berikutnya untuk contoh menu dan tips diet agar efektif.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.