Profil instastories

Masih Tentangmu

tak seharusnya menjadi angin menyejukkan sesaat kemudian berlalu. Tak seharusnya menjadi siang yang terangnya sebentar kemudian tertutup gelapnya malam.

Kau seperti musafir yang mencari tempatmu pulang. Dan aku hanyalah pohon besar yang menjadi tempat singgahmu sementara, saat lelah dan letihmu. Walau bukan aku tempatmu pulang, tapi aku akan menjadi pohon besar itu, walau sekedar singgah aku akan menjadi tempat sandaranmu teduh dan menyejukkan.

Aku yang terlalu bangga memilikimu padahal aku hanya tempat singgahmu sesaat, dan kau pun terlalu malu untuk mengakuiku.

Biarkanlah ini menjadi kenangan, kenangan yang sesekali mengganggu langkahmu, aku akan terselip sejenak di ingatanmu mengganggu sedikit hari-harimu.

Walaupun Jika aku bisa memilih, aku tidak hanya ingin menjadi kenangan, tidak hanya ingin menjadi tempat singgahmu sementara, tidak hanya ingin menjadi ingatanmu sesaat. Aku ingin selamanya menetap di hatimu, menjadi masa depanmu, mendampingimu saat suka maupun duka.

Tapi apalah dayaku, kisah kita hanya sesaat. Aku tidak tahu, apa yang membuat kita tidak bisa bersama, jarak, restu, kamu atau takdir. Atau segalanya sedari awal memang salah. Salahku yang terlalu berharap padamu, salahku yang berlebihan memberikan perasaanku padamu.

Coretanku masih tentang kamu, kamu yang sesekali mengganggu tenangku, melintas dipikiranku. Ingatan tentangmu mengiris hati ku, meneteskan air mataku. Kuusahakan untuk merelakan segalanya, mencoba berdamai dengan diriku sendiri, meyakini diriku sendiri bahwa mungkin inilah yang terbaik untuk kita, untukmu dan untukku.🌾

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jun 27, 2020, 3:05 PM - MARTHIN ROBERT SIHOTANG
Jun 25, 2020, 3:02 PM - Lilis Puji Astuti
Jun 25, 2020, 2:09 PM - Erbin Simanjuntak
Jun 24, 2020, 1:54 PM - Lilis Puji Astuti