Manfaat dan Kandungan Kolostrum untuk Bayi Baru Lahir, Pengaruhi Kesehatannya

Trending 2 months ago 20
ARTICLE AD BOX

ASI merupakan sumber makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir. Bahkan, ASI pertama yang keluar atau dapat disebut sebagai kolostrum berperan krusial untuk tumbuh kembang dan kesehatan Si Kecil ke depannya.

ASI yang keluar pertama kali setelah bayi lahir mengandung kolostrum yang mempunyai nutrisi lengkap. Nutrisi ini sangat krusial untuk perkembangan bayi sebelum mereka mengenal makanan selain ASI. Kandungan nutrisi di dalam kolostrum juga mencegah terjadinya infeksi masuk atau penyakit pada bayi. 

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai faedah kolostrum ASI, simak penjelasannya berikut ini ya, Bunda. 


Apa Itu kolostrum ASI?

Kolostrum ialah air susu pertama yang diproduksi oleh tubuh bunda selama masa kehamilan berlangsung. Sederhananya, kolostrum merupakan bentuk ASI pertama yang dikeluarkan oleh kelenjar susu di payudara setelah melahirkan.

Meski begitu, kolostrum tetap tetap ada di dalam ASI selama beberapa minggu. Dalam 2-4 hari setelah persalinan, kolostrum akan berubah menjadi ASI pada umumnya. 

Tahapan ASI

ASI melalui 3 tahap proses yang berbeda ketika diproduksi oleh kelenjar susu payudara ibu. Ketiga tahapan tersebut yaitu:

Kolostrum; ASI pertama yang diproduksi dan memperkuat sekeliling 2-4 hari setelah lahir. Susu transisi; ASI yang mulai diproduksi kira-kira setelah 4 hari pasca melahirkan dan berlangsung selama 2 minggu. Mature ASI; ASI yang terbentuk setelah 14 hari pasca persalinan tiba seorang bunda selesai memproduksi susu. Perbedaan Kolostrum dan ASI

Terdapat beberapa hal yang membedakannya antara kolostrum dengan ASI yang musti Bunda ketahui sebagai berikut:

Kolostrum berbentuk lebih kental dan berwarna lebih kuning ketimbang ASI. Kolostrum mengandung antibodi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi sehingga melindunginya dari penyakit. Kolostrum mempunyai protein 2 kali lebih banyak daripada ASI. Kolostrum lebih rendah lemak & gula, sehingga mudah dicerna oleh bayi. Nutrisi yang terkandung

Kolostrum kaya akan nutrisi yang bisa melindungi dan menyehatkan bayi. Kandungan nutrisi di dalam kolostrum di antaranya adalah:

Imunoglobin A untuk meningkatkan antibodi di dalam tubuh. Laktoferin atau protein yang bisa mencegah terjadinya infeksi. Leukosit atau sel darah putih yang juga menghasilkan antibodi untuk membasmi virus, bakteri, bahkan unsur berbahaya lain masuk ke dalam tubuh. Faktor epidermal atau protein yang bisa merangsang pertumbuhan sel. Vitamin A yang memainkan peran krusial untuk kesehatan mata, kulit, dan sistem kekebalan bayi.  Magnesium tinggi yang bisa menjaga kesehatan jantung dan tulang bayi. Manfaat Kolostrum ASI

Bersamaan ketika bayi lahir, maka proses menyusui oleh bunda dapat segera dimulai. Kolostrum yang terkandung di dalam ASI pertama yang dikonsumsi oleh bayi mempunyai faedah yang berlimpah. Berikut beberapa faedah kolostrum ASI bagi bayi:

1. Membantu memperkuat sistem imun bayi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kolostrum mengandung imunoglobin A dan sel darah putih (leukosit) yang bisa membangun kekebalan pada tubuh bayi. 

2. Membantu membentuk usus yang sehat 

Kolostrum membantu melapisi usus bayi sehingga mencegah bakteri atau kuman terserap dan terhindar dari peradangan atau masalah kesehatan lain di kemudian hari. Selain itu, kolostrum juga mendorong pertumbuhan bakteri bagus di dalam tubuh. 

3. Memberikan nutrisi ideal bagi bayi

Kolostrum ASI mengandung nutrisi yang berlimpah mulai dari protein, lemak, vitamin tinggi, garam, dan sebagainya. Nutrisi yang komplit ini sangat mudah dicerna oleh perut bayi, sehingga menjadikannya sumber makanan yang sempurna bagi bayi baru lahir.

4. Membantu mencegah bayi mengalami gula darah rendah

Kolostrum ASI dapat mencegah bayi mengalami gula darah rendah karena mengandung banyak nutrisi sebagai suplemen.

5. Membantu mencegah terjadinya penyakit kuning 

Kolostrum bertindak sebagai obat pencahar alami yang dapat membantu membersihkan mekonium bayi (kotoran hitam yang terbentuk di dalam rahim) yang disebabkan karena kelebihan kadar bilirubin dalam tubuh. Oleh karena itu, kolostrum juga dapat mengurangi terjaidnya penyakit kuning. 

6. Membantu perkembangan bayi prematur

Kolostrum menawarkan tambahan nutrisi untuk bayi prematur sehingga dapat membantu proses perkembangan bayi yang lahir prematur.

Berapa lama kolostrum ASI bertahan?

Tubuh bunda dapat memproduksi kolostrum ASI sejak melahirkan hingga 5 hari kemudian. Setelah itu, kolostrum akan berubah menjadi susu transisi selama 2 minggu, hingga kemudian berubah menjadi mature ASI atau susu matang. Meski begitu, jejak kolostrum tetap terdapat di dalam ASI hingga 6 minggu kemudian.

Semoga informasi mengenai kolostrum ini bermanfaat ya, Bunda!

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak informasi mengenai kolostrum dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/rap)