Profil instastories

MALAIKAT BUMI KU

  • Ā 

Ā  "Tuhan boleh kah kami bercerita pada Mu?"
Tanya seorang bayi di surga dengan tatapan sendu.
Ā  "Tuhan bukan kah Engkau pernah bercerita pada ku,bahwa Engkau telah menciptakan malaikat tanpa sayap yang akan rela melindungi ku bahkan dengan menaruhkan nyawa nya sendiri.Yang malaikat itu di sebut ibu?"
Lanjut seorang bayi lain nya.
Ā  "Tapi mengapa Tuhan malaikat itu tega menghancurkan tubuh ku dengan keji sebelum aku melihat indah nya dunia ?"
Ā  "Atau bahkan memaksa ku keluar dari rahim nya sebelum waktunya aku terlahir."
Lanjut bayi lain nya sambil menangis tersedu.
Ā  "Tidak kah malaikat ibu itu menginginkan ku untuk terlahir dan menatap ku dengan cinta walau hanya sesaat?"
Lanjut bayi itu lagi dengan tangisnya yg semakin sedih.
Ā  "Tapi aku sedikit lebih beruntung Tuhan,akuĀ  sempat melihat wajah cantik malaikat bumi ku itu,sebelum akhirnya dia menyimpan ku di sebuah kotak dan meninggalkan ku sendirian di malam yang dingin,bahkan rasa dingin itu seakan mencubiti kulit ku Tuhan,sakit rasanya bahkan semakin sakit sampai sulit aku untuk bernafas sampai aku tidak ingat lagi dan kembali di samping Mu di surga ini."
Cerita bayi lainnya lagi dengan wajah-wajah lugu mereka.
Ā  "Apa salah kami Tuhan ?"
Semua bayi-bayi itu akhirnya menangis penuh kesedihan.
Ā  "Tuhan,lihat luka lebam ini,lihat luka yang berdarah ini.Aku merasakan sakit ini tanpa bisa mengucapkan kata itu,hanya tangisan yang keluar tapi mungkin malaikat bumi ku tidak paham,hingga terus dia menyakiti ku tanpa ampun."
Sahut bayi lain nya,yang memang terlihat penuh dengan luka lebam dan bercak darah di luka yang masih basah.
Ā  "Padahal jika saja kami bisa berbicara ingin sekali kami bertanya pada malaikat bumi itu,apa salah kami hingga tidak bisa seberuntung yang lain yang di besarkan dengan penuh cinta?
apa tangisan kami menyakiti mu bu?,
hingga tangisan kami harus di hentikan dengan pukulan ?
Apa kehadiran kami hanya bisa melukai mu?
Maaf kan kami malaikat bumi ku.
Mungkin tangan kecil kami belum mampu menghapus airmata mu saat sedih
Mungkin tangan kecil ini belum bisa memeluk mu saat dirimu terluka,tapi jika saja kami di biarkan sedikit sampai bibir ini bisa bicara.
Kami ingin sekali mengatakan bahwa kami ingin sekali menyayangi dan mencintai mu bu,tapi mungkin saat ini engkau masih belum menginginkan kami,tapi kami percaya masih banyak malaikat bumi di luar sana yang mengharapkan kehadiran kami dan akan merawat kami dengan cintanya."
Senyum di bibir kecil mereka sedikit mengembang,meski masih menahan rasa sedih di hati mereka.
"Tapi,kami akan sabar kembali menunggu saat itu tiba Tuhan,karena kami sangat menyayangi semua ibu di dunia ini."



Ā 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.