Profil instastories

Penyuka Sastra dan Pecinta Budaya Lokal

Kita Adalah Satu dalam Menjaga dan Mencintai Kebhinekaan

Kebhinekaan Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang tidak ternilai harganya, dan merupakan pilar utama bangsa Indonesia. Kebhinekaan sebagai fondasi bangsa yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya untuk mendorong terciptanya perdamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kebhinekaan harus dimaknai melalui pemahaman multikulturalisme dengan berlandaskan kekuatan spiritualitas.

Keberagaman suku bangsa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Rote harus menjadi modal utama kejayaan bangsa Indonesia di mata dunia. Segala perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan maupun ideologi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah bangsa Indonesia dengan Bhineka Tunggal Ika dan toleransi yang menjadi perekat untuk bersatu dalam kemajemukan bangsa.

Kedudukan Pancasila adalah sebagai Dasar Negara Indonesia, mempunyai fungsi pokok sebagai ideologi Negara atau sebagai pokok kaidah Negara yang fundamental. Oleh karena itu, Bhineka Tunggal Ika sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang dijadikan pedoman hidup bangsa Indonesia dalam mencapai kesejahteraan lahir dan batin dalam masyarakat yang heterogen (beraneka ragam).

Hal tersebut perlu dimaknai dan dihayati oleh seluruh elemen masyarakat agar: a) menghormati hak asasi manusia sesuai dengan Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika, b) menjunjung tinggi harkat dan martabat semua anak bangsa Indonesia, c) mengakui persamaan hak-hak semua kelompok, ras, agama, dan etnis dalam segala tatanan kehidupan sosial, politik, ekonomi, budaya dan pemerintahan, d) menghargai perbedaan yang ada dalam masyarakat sebagai kemajemukan yang semakin memperkaya khasanah kehidupan berbangsa dan bernegara, e) mendorong terwujudnya kedamaian dalam perbedaan, f) memajukan kerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk mewujudkan kehidupan yang humanis di segala bidang, dan g) tidak melakukan kekerasan dan penindasan dalam bentuk apapun, kepada siapapun, dan atas nama apapun.

Seorang ahli antropologi asal Amerika Serikat (Clifford James Geertz, 1971) yang dikenal melalui penelitian-penelitiannya mengenai Indonesia dan Maroko dalam bidang seperti agama, perkembangan ekonomi, struktur politik tradisional, serta kehidupan desa dan keluarga pernah mengatakan bahwa Indonesia yang kepulauan dari segi geografis, beragam dalam peradaban, dan heterogen dalam kebudayaan, akan maju kalau menerima serta menganggap perbedaan sebagai modal, dan akan terpecah belah kalau mengingkari dan menyembunyikan perbedaan itu.

Berdasarkan uraian diatas, maka dapat dikatakan bahwa Bhineka Tunggal Ika memampukan kita untuk bersama membangun bangsa Indonesia yang lebih baik melalui keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan. Karena “Kita Adalah Satu Dalam Menjaga Dan Mencintai Kebhinekaan“. 

---

Silivester Kiik

Email: kiiksilivester@gmail.com

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jun 30, 2020, 3:41 PM - Wulan Rahmadani
Jun 13, 2020, 4:02 PM - INSPIRASI CERDAS
Jun 3, 2020, 12:58 PM - Hajhe
Mei 25, 2020, 4:53 PM - Hadi pranoto