Profil instastories

Kisah hidup

   Waktu yang ditentukan telah tiba.Yaitu waktu yang menentukan apakah saya lulus atau tidak.Dalam tekad saya,setelah lulus ingin merantau keluar daerah.Bukan tak ada niat untuk melanjutkan kuliah,tapi apalah daya,kedua orangtua saya tidak mampu membiayai kuliah saya.Karena adik saya juga masih banyak yang masih bersekolah.

    Penerimaan raport usai sudah, saya dinyatakan lulus,sangat senang tentunya meskipun nilai paspasan.Ibu berkata" maafkan kami yang tidak mampu biayai kuliahmu ya nak".Dalam hati saya menangis.Tiada yang perlu disesali dalam hidup ini ibu,takdir saya mungkin sampai dilulusan SMU.Tapi meskipun begitu,saya ingin merubah nasib walau hanya bermodal ijasah SMU.

    Hari yang dinanti pun tiba.Setelah mengurus segala keperluan,saya berangkat dari kampung halaman menuju kota metropolitan.Dengan modal seadanya dan tekad yang bulat tanpa rasa takut.Sesampainya di kota tersebut,saya mencoba melamar kerja.Puji syukur saya diterima disebuah rumah makan atau warung makan.

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.