Ketahui Syarat Operasi Caesar yang Ditanggung BPJS Kesehatan, Termasuk ERACS

Trending 2 days ago 6
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Untuk Bunda yang kehamilannya sudah memasuki trimester akhir tentu sudah bersiap menghadapi hari persalinan ya. Di akhir kehamilan juga mungkin Bunda sudah menerima perkiraan dari dokter apakah akan bersalin secara normal atau caesar.

Untuk Bunda yang akan melahirkan caesar, tentu perlu mengeluarkan biaya yang lebih besar ketimbang normal. Untuk itu, tak ada salahnya mencari pilihan pembayaran operasi agar lebih ringan, seperti melalui BPJS Kesehatan.

Namun, apakah pperasi caesar ditanggung Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan? Jangan khawatir, BPJS Kesehatan tetap menanggungnya, Bunda. Tapi apa ada syarat spesifik dan plafonnya kah? Lantas bagaimana prosedurnya? Simak lanjut yuk.


Syarat operasi caesar dengan BPJS Kesehatan

Melahirkan dengan operasi caesar tentu membutuhkan biaya yang lumayan. Namun, kalau bunda hamil (bumil) harus melahirkan dengan ccaesar dan peserta aktif BPJS, tak perlu khawatir bakal mengeluarkan biaya. Namun syaratnya bukan karena permintaan pribadi, tapi rekomendasi dokter. 

Menurut customer care BPJS Kesehatan, seperti yang disampaikan kepada HaiBunda melalui sambungan telepon, ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan kalau melahirkan dengan operasi caesar yakni:

1. Rekomendasi dokter dan bukan permintaan sendiri

Bumil selama pemeriksaan prenatal di faskes 1 juga dapat ditanggung BPJS Kesehatan. Bidan jejaring nantinya yang akan merekomendasikan ke rumah sakit rujukan kalau ada indikasi harus operasi caesar. 

Jika dokter atau bidan yang merekomendasikan bumil untuk operasi caesar, biaya akan ditanggung BPJS Kesehatan. Dokter yang akan menilai apakah kehamilan tersebut termasuk dalam kehamilan berisiko tinggi atau bukan. 

Persalinan caesar yang direkomendasikan dokter ditanggung BPJS Kesehatan secara keseluruhan dari awal rawat inap, tanpa ada plafon maksimal. Selama itu rekomendasi dokter dilihat dari indikasinya maka akan ditanggung biayanya.

Jika persalinan caesar atas permintaan pribadi, biaya akan dibebankan ke pasien.

2. Kartu BPJS Kesehatan tetap aktif

Status bumil tetap aktif di BPJS Kesehatan tiba hari perkiraan lahir (HPL). Apabila peserta tak membayar iuran dan menunggak, status kepesertaan dapat terhenti. Namun bumil dapat mengaktifkan kembali, perkiraannya menunggu 30 hari.

Bumil yang merupakan peserta BPJS juga dapat memeriksakan kehamilannya dengan bidan di jejaring di faskes 1. Jika ada indikasi harus caesar, bidan jejaring akan merekomendasikan ke rumah sakit rujukan. Peserta tak dapat request rumah sakit yang dituju.

Bagaimana dengan bayi, apa tetap harus mendaftarkan ke BPJS sejak dalam kandungan? Kini mendaftarkan bayi menjadi peserta BPJS dapat setelah bayi lahir melalui rumah sakit dan untuk kartu dapat langsung aktif.

Kalau operasi caesar dengan ERACS apa masuk BPJS Kesehatan?  Klik halaman berikutnya.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga yuk video tentang 11 RS yang sediakan layanan ERACS dan ditanggung BPJS.

[Gambas:Video Haibunda]

kehamilan

Kehamilan Trimester 3 Ketahui perkembangan kehamilan Trimester 3 setiap minggu. Cek Yuk arrow-right