Profil instastories

Kesibukan-kesibukan Angkatan Laut saat Ini!

Dalam dunia yang penuh dengan kekacauan akibat ulah para pelaku kriminal seperti bajak laut, Pemerintah Dunia mendirikan Angkatan Laut sebagai kekuatan tempur terbesar mereka. Tugas paling utama dari Angkatan Laut adalah menangkap maupun menghabisi para bajak laut yang berkeliaran.

Secara kuantitas, Angkatan Laut memiliki banyak sekali anggota. Secara kualitas, Angkatan Laut memiliki orang-orang kuat mulai dari beberapa Vice Admiral elite, tiga Admiral, dan Fleet Admiral. Kekuatan hebat mereka telah teruji dan terbukti.

Sekarang ini, Angkatan Laut sedang sangat sibuk. Bahkan, dalam manga One Piece chapter 957, Akainu bermaksud membiarkan pertemuan dua Yonko di Wano Kuni dengan alasan kekurangan sumber daya.

Akainu tentu sudah memperhitungkan dengan baik sebelum mengambil keputusan. Bukan perkara mudah untuk ke Wano Kuni saat persiapan tidak memungkinkan. Dengan kesibukan Angkatan Laut saat ini, tidak boleh sembarangan menambah aktivitas lagi.

Sebenarnya, seberapa sibuk Angkatan Laut saat ini? Hal-hal besar dan merepotkan apa saja yang sedang mereka urus?

Pengawalan Raja dan Ratu usai Levely

Levely atau yang dulu disebut Reverie merupakan pertemuan para pemimpin negeri yang berafiliasi dengan Pemerintah Dunia. Dari total 170 pemimpin negeri, hanya ada 50 yang menghadiri Levely setiap empat tahun sekali.

Tujuan dari kegiatan Levely adalah untuk membicarakan berbagai hal tentang dunia maupun tentang hal-hal pribadi dari kerajaan-kerajaan tertentu. Belum lama ini, kegiatan empat tahunan itu telah selesai diselenggarakan di Kastil Pangea, Mary Geoise.

Tentu untuk menjamin keselamatan para raja dan ratu sampai ke kerajaan mereka masing-masing, Angkatan Laut harus bertugas sebagai pengawal. Mengingat jumlah para pemimpin kerajaan itu ada banyak, maka artinya harus banyak juga anggota Angkatan Laut yang menjaga mereka sampai ke tempat tujuan.

Mengurus Insiden yang Berkaitan dengan Arabasta

Dalam manga One Piece chapter 956, Garp mengatakan sesuatu yang cukup mengejutkan. Saat berbincang dengan Raja Neptune di Pulau Manusia Ikan, Garb berujar tentang suatu insiden yang berkaitan dengan Kerajaan Arabasta.

Memang tidak jelas insiden apa yang dimaksud oleh Garp. Namun, sang Pahlawan Angkatan Laut itu berbicara dengan sangat serius dan dari kata-katanya menyiratkan apa yang terjadi merupakan sesuatu yang sangat buruk.

Mungkin saja insiden yang terjadi dipicu karena rasa ingin tahu Raja Cobra tentang Poneglyph yang ada di Kerajaan Arabasta. Bagi Pemerintah Dunia, orang-orang yang ingin tahu tentang Poneglyph dianggap berbahaya.

Garp mengatakan bahwa Angkatan Laut berusaha sebisa mungkin untuk meredam apa yang terjadi dalam insiden tersebut. Dengan begitu, jelas bahwa insiden yang berkaitan dengan Kerajaan Arabasta itu melibatkan Angkatan Laut, karena mereka ingin meredamnya.

Bersiaga untuk Mengantisipasi Aksi Pasukan Revolusi

Pasukan Revolusi bermaksud untuk mendeklarasikan perang terhadap Tenryuubito. Mereka mengutus Sabo, Linbergh, Karasu, dan Morley untuk pergi ke Mary Geoise saat Levely sedang berlangsung.

Di sana, Sabo dan kawan-kawan juga punya tujuan untuk menyelamatkan Kuma yang dijadikan budak bergilir oleh para Tenryuubito. Dalam manga One Piece chapter 925, diketahui Sabo dan tiga Komandan Revolusi bentrok dengan Admiral Fujitora dan Admiral Ryokugyu karena mereka ingin menolong Kuma.

Tidak jelas seperti apa pertarungan mereka, tapi satu hal yang jelas, Pemerintah Dunia akan lebih waspada. Pasukan Revolusi sudah berani menginjakkan kaki di Mary Geoise, tempat di mana para Tenryuubito berada.

Tenryuubito sangat dilindungi. Sebagai Bangsawan Dunia, keselamatan mereka sangat penting. Maka, tak aneh apabila Angkatan Laut sebagai kekuatan militer Pemerintah Dunia akan banyak berjaga di Mary Geoise. Hal tersebut untuk mengantisipasi apabila Pasukan Revolusi kembali muncul di sana.

Pemburuan Mantan Anggota Shichibukai

Dari Levely tercipta keputusan yang cukup mengejutkan. Sistem kerjasama antara Pemerintah Dunia dan para bajak laut yang disebut Shichibukai telah resmi dihentikan. Dengan begitu, Shichibukai telah dibubarkan dan semua anggotanya kembali menjadi bajak laut biasa.

Tak lama setelah Shichibukai bubar, Angkatan Laut langsung bergerak cepat memburu mereka. Kapal-kapal Angkatan Laut berdatangan ke Pulau Kuraigana, tempat Dracule Mihawk berada. Di kediaman Buggy, kapal-kapal Angkatan Laut juga muncul. Begitu juga di sekitar Pulau Amazon Lily, kediaman Boa Hancock. Edward Weevil dan ibunya pun langsung disergap oleh pasukan Angkatan Laut bersenjata di suatu pulau.

Angkatan Laut mengerahkan kekuatan dan pasukan yang cukup besar untuk memburu empat bajak laut itu. Tentu mereka paham tidak boleh sembarangan dalam memburu para mantan anggota Shichibukai.

Itulah kesibukan-kesibukan Angkatan Laut saat ini. Dengan mengurus banyak hal seperti itu, wajar saja Akainu bermaksud membiarkan Wano Kuni. Keputusan Akainu bisa dimaklumi, walaupun tidak menutup kemungkinan Akainu berubah pikiran karena satu dan lain hal.

 

 

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait