Kenapa Ada Hari Gizi Nasional? Ini Tujuan, Sejarah dan Tema Hari Gizi 2023

Trending 5 days ago 5
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Setiap tanggal 25 Januari selalu diperingati sebagai Hari Gizi Nasional, Bunda. Hari ini diperingati agar masyarakat lebih memperhatikan gizi dan memahami akan pentingnya gizi seimbang.

Secara umum, unsur gizi berkontribusi pada kebutuhan tubuh dalam beberapa fungsi. Misalnya saja menyediakan energi, pembentukan struktur, dan penyediaan unsur molekul penting.

Gizi bagus dan seimbang tak hanya krusial bagi orang dewasa, Bunda. Anak-anak juga butuh gizi seimbang untuk mendukung tumbuh dan kembangnya.


Ilustrasi preeklamsia

Sayangnya, tetap banyak masalah gizi di Indonesia, Bunda. Karena itu, perlu adanya upaya perbaikan unsur gizi dari segala pihak mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.

Upaya perbaikan gizi sendiri sudah melangkah sejak puluhan tahun lalu, tepatnya pada tahun 1950-an. Sejak saat itu, pemerintah pun menetapkan adanya Hari Gizi Nasional.

Sejarah Hari Gizi

Upaya perbaikan gizi masyarakat Indonesia dimulai ketika Menteri Kesehatan, dr. J. Leimena mengangkat Prof Poorwo Soedarmo sebagai Kepala Lembaga Makanan Rakyat (LMR). Kala itu, LMR lebih dikenal sebagai Instituut Voor Volksvoeding (IVV).

LMR atau IVV merupakan bagian dari Lembaga Penelitian Kesehatan yang dikenal sebagai Lembaga Ejickman. Prof Poorwo Soedarmo kemudian dikenal sebagai Bapak Gizi Indonesia.

Hari Gizi Nasional Pertama kali diadakan oleh Lembaga Makanan Rakyat (LMR) pada pertengahan tahun 1960-an. Setelahnya dilanjutkan oleh Direktorat Gizi Masyarakat sejak tahun 1970-an hingga saat ini.

Tujuan Hari Gizi

Melansir dari situs resmi sehatnegeriku.kemkes.go.id, Hari Gizi Nasional diselenggarakan untuk memperingati dimulainya pengkaderan tenaga gizi Indonesia dengan berdirinya Sekolah Penerangan Makanan oleh LMR pada tanggal 25 Januari 1951.

Sejak saat itu, pendidikan gizi lanjut berkembang pesat di banyak perguruan tinggi di Indonesia. Kemudian disepakati 25 Januari sebagai Hari Gizi Nasional Indonesia.

Peringatan Hari Gizi Nasional juga merupakan momentum krusial dalam menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bersama membangun gizi menuju bangsa yang sehat berprestasi.

Tema Hari Gizi Nasional 2023

Merangkum dari situs Kementerian Kesehatan RI, tema Hari Gizi Nasional 2023 ialah Protein Hewani Cegah Stunting. Tema ini pun mempunyai tujuan untuk mengajak masyarakat mencegah stunting pada pertumbuhan anak-anak.

Berdasarkan tema ini, pembahasan protein hewani pun menjadi pokok bahasan utama sebagai langkah mencegah penurunan risiko stunting atau kekurangan gizi kronis. Beberapa protein hewani yang dimaksud ialah susu, aneka ikan, daging-dagingan, dan telur.

Pengambilan tema ini pun tak sembarangan, Bunda. Hal ini sudah didasari oleh pertimbangan dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dan Food and Agriculture Organization of United States. Hasil survei menunjukkan bahwa konsumsi protein hewani di Indonesia tetap terbilang rendah di taraf global.

Oleh karena itu, tema ini pun ditetapkan Kemenkes sebagai tema untuk peringatan Hari Gizi Nasional 2023. Hari Gizi Nasional juga membikin program dalam panduan gizi sehat seimbang bernama Isi Piringku, Bunda.

Secara umum, Isi Piringku menggambarkan porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring yang terdiri dari 50 persen buah dan sayur dan 50 persen sisanya dari karbohidrat dan protein.

Kampanye atau program ini juga menekankan untuk membatasi gula, garam, dan lemak dalam konsumsi sehari-hari. Dalam perkembangan ilmu gizi, panduan 5 sehat 5 sempurna kini telah berubah menjadi gizi seimbang yang terjadi dari 10 pesan tentang menjaga gizi.

Bagaimana, Bunda? Sudah memahami sejarah dan tujuan diperingatinya Hari Gizi Nasional? Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Lihat juga video makanan yang bisa tingkatkan fokus anak berikut ini:

(mua/rap)