Profil instastories

Penyuka makanan pedas dan cokelat hitam. Kadang terobsesi dengan langit dan beberapa hal berbau novel. Oh... masih pelajar intinya.

Katakanlah, Dia Ayah

Ada kata yang ingin aku utarakan padanya

Kata yang tak pernah terucap, terdengar olehnya 

Hingga akhirnya dia menutup mata

Sesal yang berujung putus asa

Maafkan aku, ayah

 

Bertahun-tahun terlampaui

Kala aku menabuh genderang perang

Jarak makin mengikis hubungan ini

Memperkokoh tembok kesangsian diri

Membuatku seakan tak pernah mengenalmu, ayah

 

Harta keluarga kita tlah pergi

Terkubur tangis tak berkesudahan

Memumpuk luka dengan hati teriris sembilu

Entah apa yang terjadi, seribu maaf takkan cukup tau

Aku, anakmu yang tak tahu diri

 

Senja semakin hilang tertelan angkasa

Mengukir mega menari-nari

Diiringi instrumen alam bersua

Ciptakan rasa tak pasti

Bisa kah aku menggapai asa?

Meskipun asa itu telah pergi

Menjauh dari kehidupan dunia

Ayah, beginikah akhirnya?

 

Aku seorang diri

Memeluk luka

Aku merindukanmu sejuta kali

Menggebu inginkan kau ada

 

Ayah, maafkan aku yang terlambat

Menyadari kesalahan yang terbalut gengsi

Ayah, apakah kau hanya bercanda untuk pergi?

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 2, 2020, 2:24 PM - RimaN
Jul 2, 2020, 2:08 PM - Andi widiarti
Jul 2, 2020, 2:07 PM - Alifa Pratiwi Faisal
Jul 1, 2020, 6:04 PM - Junita Safitri
Jul 1, 2020, 5:42 PM - Nanda Fitrya Mujayinatul Faujiyah