Profil instastories

KALA CORONA MENJADI OBAT PENAWAR BAGI IBU

Ibu selalu kreatif dalam mencari ide-ide untuk membina anak-anaknya. Dan ide tersebut terkadang datang secara tiba-tiba.

Kala matahari mulai terbenam, Amos belum juga pulang ke rumah. Ibu mencari sambil memanggil-manggil namanya.

“Hee Markus. Lu lihat Amos?”

“Dia ada bermain di om Lukas pu rumah dengan Faby, terus Marsel.”

“Aduhh, ini anak cari gara-gara betul. Su jam begini ju belum pulang rumah.”

“Lu ju pulang su. Te lu pu mama ju ada cari.”

Ketika ibu tiba di rumahnya om Lukas, Amos melihat ibunya kemudian berlari menghampirinya.

“Lu tau ini su mau malam ko belum. Lu tidak takut corona ko?”

“Corona itu sapa ew mama?”

“Corona tu om jahat. Dia lebih jahat dari om Hendrik.”

“Adihh, betul ko mama?”

“Iyaa. Jadi esok lu pi bermain jauh-jauh lagi, mama panggil om corona betul.”

“Aii, jangan mama.”

“Terus dia pu rumah di mana?”

“Dia tidak ada rumah. Dia tiap malam keliling di orang pu rumah. Cari anak-anak yang melawan orang tua.”

“Terus bapak su pulang ko belum. Bapak tidak takut om corona ko?”

“Bapak masih pi di lu pu tanta Fany dong pu rumah. Lu pu bapak ju takut ew. Makanya tidak pi kerja. Coba lu di rumah saja ko bermain dengan adik. Habis esok lu pi bermain jauh-jauh lagi. Nanti mama lapor betul di om corona.”

“Jangan mama.”

Setelah tiba di rumah, Amos langsung menghadap televisi untuk nonton serial anak. Sedangkan ibu menuju ke dapur untuk menyiapkan makan malam. Tiba-tiba terdengar suara ibu dari dapur.

“Amos?”

“Iyaa mama.”

“Lu cepat pi mandi. Terus lu belajar. Te ini kamu libur terus, nanti lu lupa baca. Apalagi tulis.”

“Aii mama ni, saya su dingin.”

“Lu mau mandi atau mama mau panggil om corona.”

“Iya mama, saya mandi.”

Setelah mandi, Amos langsung menuju kamar tidurnya untuk menggantikan pakaiannya.

“Mama, saya su ganti. Saya nonton ew.”

“Sini ambil kau punya nasi supaya nonton sambil makan. Ada sayur dengan ikan ju.

“Aii, saya tidak mau makan.”

“Om corona?”

“Iyaa mama, saya makan.”

“Ingat, esok jangan bermain jauh-jauh lagi. Tadi mama su pesan to? Esok lu di rumah ko bermain dengan adik. Kalau tidak mama lapor.”

“Iya mama.”

………………………

Batas Kota, 16 April 2020

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments
Amelia - Apr 26, 2020, 4:03 AM - Add Reply

Lucu ceritanya saya suka . Folback ya

You must be logged in to post a comment.

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 8, 2020, 1:15 PM - Annisa mahmudah
Jul 6, 2020, 10:20 PM - Chocho_Yucho
Jul 3, 2020, 6:34 PM - Tjahjono widarmanto
Jul 3, 2020, 6:26 PM - Nnaga
Jul 3, 2020, 1:07 PM - Kristina Dai Laba
Jul 2, 2020, 2:25 PM - Mei Elisabet Sibarani