Profil instastories

Jodohku Vampir Tampan

Charter 01

" Kembalilah kepadaku! Aku sangat merindukan kehadiranku, 

Percayalah! Aku tidak akan mengulang kesalahan yang kedua kalinya."

 

  Perkenalkan namanya Clara Adelia Wijaya, biasa dipanggil Clara, anaknya baik, imut, manja, putih, tinggi sesuai dengan gadis biasa, anak tunggal dari keluarga Wijaya, ayahnya bernama Adit Wijaya, ibunya yang sexy bernama Mita Wijaya.

 

"Aku sangat merindukanmu sayang, sebentar lagi kita akan bersatu,"ucap pria itu mengelus lembut wajah Clara yang tertidur.

Clara merasakan sentuhan itu, perlahan ia membuka matanya, betapa terkejut dirinya melihat pria tampan di dalam kamarnya, dan beraninya dirinya menyentuh wajahnya.

"Kamu siapa?" ketakutan.

"Mengapa kamu ada di kamarku? Keluar!" teriak Clara ketakutan.

Pria itu tidak mendengar ocehan gadis itu, namun memeluknya dengan sangat erat, hatinya kembali seperti dulu, merasakan cinta.

"Lepaskan! Beraninya kau memeluk diriku, papa tolong Clara!" teriak Clara melepas pelukan pria itu dan berlari ke arah pintu.

" Janganberlari! Nanti kau terjatuh."

Namun Clara tidak menghiraukan hal itu, ia langsungberlari ke arah pintu, mengambil kunci di dalam laci, namun tidak ada.

"Sial! Kemana kuncinya."

"Tuhan ku memohon tolong aku dari pria jahat itu!"

 Pria itu memandang tingkah gadis itu, gemas sendiri, merasakan ada hal yang berbeda dengan suasana hatinya.

"Aku tidak kuat menunggu lagi, aku akan menjemputmu sekarang juga Clara."

Pria itu menghempaskan jubah kebesarannya, terbang di langit kamar clara, Clara ketakutan bukan main, tak terasa air matanya terjatuh, dan tubuhnya melemah seketika.

Pria itu langsung memeluk Clara dengan erat di depan pintu kamar, gadis itu sepertinya tidak bisa melawan lagi, karena ketakutan dengan apa yang ia lihat tadi.

"Apa yang kau inginkan dariku?"

"Aku menginginkan dirimu, jadilah permaisuriku."

Clara yang mendengar hal itu berusaha memberontak kembali, namun tangan pria itu tterlalu kuat untuk ia lawan.

"Aku akan  mengantarmu ke alam keabadian, ha,, ha,,," suara tawa pria itu mencoba mengeluarkan taringnya.

"Bersiaplah! mungkin ini akan terasa sakit, namun hanya sementara."

"Aku tidak mau."

Pria itu menyisir rambut Clara perlahan, sehingga terlihat leher putih gadis itu.

"Maafkan aku! Aku harus melakukannya."

Pria itu menancapkan taringnya  ke leher gadis itu, membuat gadis itu merasakan kesakitan yang luar biasa.

"Sakit! Akh,,,"

Beberapa menit kemudian...

 

"Ternyata hanya mimpi, aku sampai keringat dingin," lirih Clara mulai bangkit dari bak kesayangannya.

Clara  memasang handuknya, tercium bau bunga Mawar di tubuhnya, karena terlalu nyaman berendam sehingga lupa dirinya ketiduran.

"Kau sangat wangi sayang, sayang, yang, ang, g."

"Agh,, itu hanya halusinasi aku saja, suara itu, iya suara itu seperti_" Clara tidak mampu meneruskan perkatannnya dan langsung keluar dari kamar mandi.

"Belum saatnya aku menjemputmu sayang," ucap pria itu di atas langit kamar mandi, lalu menghilang.

"Papa! Momy! Aku berangkat kuliah dulu ya? Bay!" ucap Clara, namun di tahan oleh Mita.

"Sarapan dulu! Kebiasan ngak sarapan pagi," balas Mita melotot ke arah anaknya.

"Yah, momy Clara telat nih," lirih gadis itu melihat jam yang melingkar di tangan munggilnya.

"Siapa suruh, mandi kelamaan."

"Nih, momy udah siapin bekal untuk kamu, nanti kamu makan di mobil."

"Uhh,,, momy, terima kasih," mencium pipi papa dan Momynya bergantian.

"Bye! Papa, Momy muach."

"Anak nakal, kebiasaan anakmu tuh mas, dari dulu."

"Biarkan ajha ma, namanya anak gadis ya seperti itu, takut gendut."

Mereka melanjutkan acara makan pagi, namun perasaan Mita tiba-tiba muncul, menjadi ketakutan melihat Clara bahagia.

"Pa! mama takut dengan perjanjian itu, apa tidak bisa dibatalkan pa?"

"Mama! yang sabar ya! papa janji kita akan bawa Clara pergi jauh dari kota ini, agar dia tidak bisa menemukan kita."

Mita mengangguk sedih, mendengar perkataan suaminya, Mita tidak sanggup menahan rindu kalau suatu saat nanti dia dipisahkam dengan anak kesayangannya.  

 

 

 

  

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 8, 2020, 1:15 PM - Annisa mahmudah
Jul 6, 2020, 10:20 PM - Chocho_Yucho
Jul 3, 2020, 6:34 PM - Tjahjono widarmanto
Jul 3, 2020, 6:26 PM - Nnaga
Jul 3, 2020, 1:07 PM - Kristina Dai Laba
Jul 2, 2020, 2:25 PM - Mei Elisabet Sibarani