Hati-hati, Bun! Ini Tanda dan Penyebab Bunda Kelelahan Mental

Trending 3 days ago 4
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Apakah Bunda merasa capek secara terus-menerus dan sering terkuras secara emosional dan mental? Jika iya, kemungkinan besar Bunda menderita kelelahan mental.

Kelelahan mental ialah kondisi yang dipicu oleh aktivitas kognitif yang berkepanjangan. Pada dasarnya, ini membikin otak seseorang bekerja terlalu keras, membikin mereka kelelahan, menghambat produktivitas dan kegunaan kognitif seseorang secara keseluruhan.

Jika dibiarkan, itu dapat menyebabkan segala macam masalah kesehatan yang serius, lho, Bunda. Termasuk kelelahan dan cemas yang berlebihan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kelelahan mental yang terus-menerus juga dapat mempengaruhi ketahanan fisik seseorang.


Oleh karenanya, dalam mengatasi gangguan kesehatan mental yang satu ini, Bunda perlu menyadari terlebih dahulu apa saja tanda-tanda dan penyebabnya untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Ciri-ciri kelelahan mental

Melansir dari laman Healthline, ciri-ciri kelelahan mental muncul secara bertahap, tetapi mungkin Bunda perlu memperhatikan bahwa ciri-ciri tersebut tampaknya muncul lebih sigap selama masa stres yang ekstrem atau ketika otak bekerja lebih keras dari biasanya.

1. Tanda kelelahan mental secara mental dan emosional

Berikut ialah ciri-ciri umum kelelahan mental secara emosional:

Depresi, termasuk suasana sedih, rendah, atau putus asa Perasaan cemas yang berkepanjangan Sulit peduli dengan apa pun Rasa sinisme atau pesimisme Mudah marah Sulit mengelola emosi Takut Tidak ada motivasi atau produktivitas Merasa lesu atau melambat dalam gerakan atau respons Sulit berkonsentrasi, mengingat informasi, atau menyelesaikan pekerjaan dengan benar. 2. Tanda kelelahan mental secara fisik

Selain secara emosional, Bunda juga dapat memperhatikan ciri-ciri kelelahan emosional secara fisik, sebagai berikut:

Sakit kepala dan badan Sakit perut Insomnia Perubahan nafsu makan dan berat badan Sering sakit flu Rasa tak sehat secara umum 3. Tanda kelelahan mental secara perilaku

Berikut ialah ciri-ciri Bunda menderita kelelahan mental secara perilaku:

Sering menunda tugas Adanya penurunan kinerja Mulai menghindari orang-orang yang biasanya menghabiskan waktu bersama Merasa muda tersinggung atau terganggu lingkungan sekitar Tidak dapat mengelola tanggung jawab. Penyebab kelelahan mental

Meski ada banyak penyebab seseorang menderita kelelahan mental, berikut ialah beberapa penyebab yang paling umum:

1. Stres kerja

Stres di tempat kerja dapat terjadi dalam berbagai bentuk. Hal ini dapat muncul dari ketidaksesuaian nilai, kesulitan mengelola tugas dan prioritas, atau pekerjaan berorientasi risiko dengan tuntutan tinggi.

2. Masalah keluarga

Beberapa hal yang lebih membikin stres ialah adanya masalah keluarga. Menjadi pengasuh untuk anak kecil, kerabat yang sakit, atau orang uzur lanjut usia dapat melelahkan secara mental. Sekalipun seluruh orang sehat, keluarga dapat membawa segala jenis pemicu stres.

Pada akhirnya, masalah keluarga dapat menjadi penyebab besar kelelahan mental seseorang.

3. Mengabaikan perawatan diri

Saat Bunda sibuk atau merasa sedikit sedih, mudah untuk mengabaikan perawatan diri. Semakin lama hal ini akan mempengaruhi kemampuan Bunda untuk handal dalam menghadapi situasi yang penuh tekanan.

4. Kurang tidur

Melansir dari laman Forbes, menurut National Sleep Foundation, orang dewasa membutuhkan 7 tiba 9 jam tidur tanpa gangguan untuk tetap sehat. Tidur yang cukup sangat krusial untuk peremajaan otak.

Kurang tidur dapat membikin pikiran Bunda berkabut karena kelelahan, mempengaruhi suasana hati, fokus, dan produktivitas.

Lalu, apa saja yang dapat Bunda lakukan untuk mengatasi kelelahan mental? Simak di halaman berikutnya, ya, Bunda.

Bunda, yuk, download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga video 5 gejala baby blues yang ada di bawah ini, ya, Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]