Profil instastories

Seorang gadis kelahiran Bekasi, baru saja menyelesaikan sekolah tingkat sma di Smk Negeri 3 Purworejo dengan jurusan Tata Busana. Namum hal itu tidak menghalanginya untuk melanjutkan sebuah hobi menjadi passionnya, menciptakan beberapa karya dan menjadikannya best seller secara bertahap. Sedikit demi sedikit sudah membuktikan bahwa dirinya serius akan dunia literasi

Harapan Ku Tak Pernah Pupus

Part 1

 

Embuh di pagi buta terasa sejuk ,kicauan burung burung mulai terdengar ,merdu saling bersahutan, bunga-bunga dengan beragam jenis dan warna menghiasi taman asrama di sertai bau khasnya semerbak tercium menghipnotis siapapun yang menghirupnya. 

Dia tengok ke setiap sudut asrama, lorong menuju masjid asrama, lorong menuju kantin, wc kecil di pojokan samping sebelah kamar, sepi. Belum ada tanda tanda kegiatan hari ini akan segera dimulai. Di hembusnya nafas, lalu menutup kembali pintu kamar. Percuma saja, hari Minggu asrama pasti akan tampak sunyi jika pagi buta seperti ini. Selesai sholat Subuh tadi memang ramai, bising orang-orang tadarus Al-Qur'an, bapak bapak sedikit berbincang di teras masjid, pengurus asrama sibuk mondar mandir kesana kemari menggulung sajadah , menyapu dalam dan halaman masjid. Teman-teman asrama yang  terburu-buru untuk lekas kembali ke kamar mengemasi pakaian karna yang akan di bawa mudik pulang ke rumah, minggu ini adalah hari libur sekolah menengah atau SMP selama 2 minggu setelah menempuh Ujian Akhir Semester pertama kelas 3.

 

Menghembuskan nafas berat, terpaksa untuk liburan tahun ini dia hanya berdiam sendiri di asrama sedangkan yang lainnya pulang ke rumah. Ingin pulang tapi ongkos tidak cukup, lebih baik untuk beli buku pelajaran yang belum sempat terbeli di semester lalu, ya hitung-hitung bekal ujian kelulusan nanti dan menunggu Abah mengabarinya mengirim uang saku kembali. Menutup kamar lalu kembali merebahkan tubuh di kasur sembari hafalan ,target nya saat lulus smp nanti sudah khatam 30 juz.

 

"bosan sekali rasanya, apa yang harus saya lakukan untuk mengisi waktu libur? Hm, tak tau lah, tidur saja deh." percakapan monokrom dengan dirinya sendiri. 

 

Tak lama kemudian tertidur nyenyak, dengkuran nafasnya teratur, damai. Bulu mata panjang, alis tebal, bibir tipis, rahang yang tegas. Duh, Zair. Betapa tampannya dirimu, siapa yang tidak akan tertarik dengan mu? Pasti salah satu temanmu ada yang tertarik, kau anak sholeh. Ibadahmu rajin, hafalanmu hampir tuntas. Sejak kecil hingga remaja ia dibesarkan dengan kasih sayang dan perhatian penuh dari Bunda dan Abah. 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.