Profil instastories

Dear Argana (BAB 1)

Sejak SMP, aku sudah tertarik menulis di buku diary. Walau hanya sekedar buku diary itu mampu membuat perasaanku lebih baik dari sebelumnya. Terlebih saat aku jatuh cinta, aku selalu menulis kisahku disana. Aku tidak tahu kalau hidupku tanpa buku diary, bisa-bisa aku jadi gelisah galau merana. Terkadang mama sempat marah padaku, kenapa aku selalu menulis di sebuah buku diary. Tetapi aku hanya ingin menulis di sebuah diary yang tertutup agar suatu saat aku bisa melihat kenangan tulisanku waktu dahulu. 

Orang bilang kalau menulis buku diary, perasaaan akan lebih baik dari sebelumnya. Itu sih, kata orang. Kalau aku justru tersenyum-senyum sendiri membayangkan pangeran impianku. Aku sempat, lho, dianggap gila di Universitas tempatku kuliah. Aku sering dianggap gila karena aku senyum-senyum sendiri dan berbicara sendiri.Tapi, aku tak memperdulikan omonganya, biarkanlah seperti angin yang hilir kemana saja tak pernah menetap. 

Rasanya kalau ada kisah baru dan peristiwa baru ingin rasanya ku tumpahkan ke dalam buku diary ini. Karena buku diary ini telah menemani dalam kehidupan sehari-hari. Ya, semua itu ku lakukan agar aku bisa melihat kisah-kisah ku yang dahulu dan terekam di buku diary. Walaupun sudah ada aplikasi yang seperti diary, aku tak pernah ingin menggunakannya. Aku rasa lebih nyaman saat menulis di buku diary.

Diary adalah salah satu caraku dalam menulis.

***

Meski menulis diary, aku juga menyukai puisi. Bagiku jika tanpa puisi hidupku tak dapat berwarna. Bahkan setiap ke kampus atau pergi kemanapun aku selalu membawa notes kecil di tas ku. Semua itu aku lakukan agar aku tak kehilangan momen sedetik pun. Terlebih saat aku membayangkan dia, Argana ku. Bisa-bisa aku tersenyum sendiri karena mengingat dirinya. 

Gara-gara aku menulis puisi, aku sempat disebut dengan “Si Mrs. Galau”. Mungkin bagi mereka aku terlalu galau, tetapi bagiku menulis puisi adalah bagian dari jatidiri ku sesungguhnya. Bagiku puisi itu adalah keindahan yang bukan palsu tetapi real. Aku juga sering mengikuti beberapa lomba puisi di internet yang diadakan oleh penerbit indie. Hingga semua teman-temanku di Facebook berkata kalau aku “Ratu Gombal”. Aku tak tahu apakah mereka benar-benar menyukai puisi ku atau hanya mengejekku saja. Meski puisi ku belum dibilang begitu hebat, aku pernah, lho menjuarai sebuah lomba cipta puisi di internet. 

Meski begitu aku ingin mengambil kuliah sastra Indonesia. Tapi sayangnya, mama tak mendukung ku justru mama mengarahkan ku ke jurusan yang lain. Tapi bukan berarti aku melupakan kegiatan menulisku seperti buku diary dan puisi. Bagiku mereka adalah segalanya, aku tidak tahu jika tidak ada mereka bisa-bisa hidupku hampa. 

Setiap kali selesai kuliah, aku menyempatkan mampir ke perpustakaan kampus ataupun perpustakaan nasional di Jakarta. Aku suka mencium wangi buku-buku itu, entah itu seperti aroma terindah yang ada di dunia haha.. Itu memang aneh tetapi itulah kebiasaan ku sebelum membaca buku, hehe..Aku juga mengoleksi beberapa novel bergenre romantis, rumah tangga, misteri, teenfiction dan horror. Aku juga mengoleksi beberapa buku nonfiksi dan buku puisi. Bahkan setiap aku pergi kemanapun aku selalu membawa satu buku favoritku. Buku koleksi ku juga dari berhalaman tipis hingga berhalaman tebal melebihi kamus bahasa inggris. 

Saat aku membaca buku, aku merasa dibawa ke dunia mereka yang sangat berbeda dengan dunia nyata. Misalnya, jika aku jatuh cinta, aku akan tahu seperti apa sosok tokoh yang ada di buku itu. Entah otakku ini selalu bepergian kemana saja. Buku-buku juga mengajak ku bertemu dengan negeri antah-berantah yang sampai saat ini tidak tahu keberadaannya, aku bisa merasakan bagaimana situasi disana. 

***

Selain mencintai puisi dan buku diary, aku juga suka nonton film India. Itu karena waktu kecil aku lebih dekat dengan nenek ku daripada kedua orangtuaku. Nenek ku berkata,”Ngapain nonton sinetron Indonesia sukanya cinta-cintaan melulu, gak ada manfaatnya, mending nonton film India,”.  Bukan berarti aku tidak suka film Indonesia ya, apalagi kalau ada bahasa jawa di dalam film dan bisa buat aku tertawa terbahak-bahak. Pasti deh aku suka banget sama film kayak gitu, kental banget Indonesianya. 

Saking seringnya menonton film India, aku selalu diejek oleh keluarga ku seperti “India Nehi Nehi”. Sumpah ya itu membuat aku suka senyum-senyum sendiri, kalau kata orang aku dibilang gila. Ya aku juga gak tahu kenapa, sih, aku bisa suka sama India haha..Itu semua ku lakukan agar aku bisa bahagia yang sempurna.

Dulu, kalau libur kuliah aku suka dirumah sambil nonton film India melalui dvd player ku . Sampai-sampai ayah pernah mengejekku, mengikuti nada-nada lagu india yang sedang ku dengarkan. Ahh, mungkin ayah kesal aku selalu menonton film India. Setelah ayah mengomel kepadaku, ayah langsung pergi dari kamarku. “Ayah menyebalkan sekali!” omel Fatima. 

Ah dasar kamu Half Girlfriend, suka membuatku menari ke dunia lain.

***

Aku pernah bermimpi suatu hari aku ingin membuat Film Televisi (FTV) dengan gaya ku sendiri. Aku ingin orang tahu kalau aku bisa memberikan kebahagiaan kepada orang lain. Sampai hari ini keinginan belum pernah ku penuhi, aku yakin aku pasti bisa mewujudkannya.

Waktu itu aku tak sengaja memainkan salah satu social media ku, ku menemukan sebuah brochure tentang sayembara FTV dengan tema Romance Comedy (Rom-Com) dari salah satu Publishing House (PH) ternama di Indonesia. Kemudian, aku mengabari teman-temanku, aku ingin sekali mengikuti kompetisi itu. Mereka bukannya mendukung ku malah mengejekku. Akhirnya aku kirimkan sebuah tulisan ku kepada mereka. Barulah mereka percaya dengan niatku mengikuti kompetisi menulis itu. 

Karena kompetisi itu lah, aku berani membuat sebuah FTV bertema Romance Comedy dengan Judul Mimin Socmed Kepincut Brondong Turnsout Pengusaha Karaoke. Dan, karena itu juga aku dipertemukan dengan Fatamorgana-ku. Namanya Argana, panggil saja dia Gana. 

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 8, 2020, 1:15 PM - Annisa mahmudah
Jul 6, 2020, 10:20 PM - Chocho_Yucho
Jul 3, 2020, 6:34 PM - Tjahjono widarmanto
Jul 3, 2020, 6:26 PM - Nnaga
Jul 3, 2020, 1:07 PM - Kristina Dai Laba
Jul 2, 2020, 2:25 PM - Mei Elisabet Sibarani