Profil instastories

Joy Rema Kamaruddin terlahir di Sabah, Malaysia 20 tahun silam. Sehari-harinya disibukkan dengan kegiatan aktif sebagai Mahasiswa di Pulau Seribu Pura bahkan berhasil mendapatkan gelar sebagai Mahasiswa Berprestasi dikampusnya yang aktif berkarya dalam dunia literasi saat antologi cerpen pertamanya terbit dengan judul Jalan Pulang (2016) hingga saat ini sejumlah karyanya diterbitkan dalam antologi cepen, puisi, dan quotes diantaranya Makna Sebuah Pengorbanan (2017) Jejak Kehidupan (2018) Mimpi (2019) Merantau (2019) Peran Jurnalis Industri 4.0 (2019) Pahlawan (2020) Jangan Menyerah (2020) Hasrat Temu Harap Diri Bertemu Di Hatimu (2020) Masih Tentangmu Sahabat (2020) All About Ayah (2020) Gamang Merasuk Karya (2020).

Covid-19

 

Tirta mega memberi aroma kehidupan

Menumbuhkan Lalang diladang

Sungguh hidup yang damai

Perlahan kian luntur

Tangkai mawar menjurus tertancap

Samudera bungkam beralun gelombang pasang

Kedamaian dirampas … keindahan dibekap

Rasa massal kembali ke asal

Semesta berduka

Jiwa-jiwa meratap resah

Mereka dipaksa berdiam dirumah

Kecil hampir tak tampak

Bebas dan haus meraup nyawa

 

Semesta

Perlahan runtuh dalam mahligainya

Dalam murka Sang Penciptanya

Entah suatu tanda atau pengingat saja

Bumi gelisah

Bahkan mahkota tak kuasa menenangkannya

Kuatlah!

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.