Profil instastories

Kusuma Yanuwar Dani, lebih akrab di panggil Dani tapi orang rumah biasa memanggilnya dengan sebutan Goday. Lahir di Cirebon - Jawa Barat pada tanggal 31 Oktober 2002. Saat ini ia adalah siswa di SMK MUHAMMADIYAH LEMAHABANG sebagai siswa kelas XII di Jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM). Ia alumni dari SMP NEGERI 1 LEMAHABANG & SD NEGERI 2 BELAWA. Saat ini ia tinggal di Desa Belawa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon. Lebih jelas bisa cek media komunimasi di bawah.☟ Facebook : Kusuma Yanuwar Dani Instagram : @goday311002 YouTube : 1. Dani Goday Creator 2. Dani Goday Email : kusumayanuwardani@gmail.com

Corona Mewabah, Yuk Tanam Toga

Beberapa waktu lalu ada penelitian dari para ahli di Indonesia tentang tumbuhan jambu biji merah atau yang dikenal dengan jambu merah yang telah terbiasa digunakan warga untuk emgobati diare dan meningkatkan trombosit penderita DBD. Adapun hasil riset seperti kutipan berikut ini :

Studi pendahuluan (preliminary) yang dilakukan oleh gabungan peneliti kedokteran Universitas Indonesia (UI), Farmasi UI dan IPB memprediksikan bahwa senyawa pada jambu biji mungkin memiliki kemampuan untuk menghambat infeksi SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19. Dipaparkan dalam konferensi pers "#FKUIPeduliCovid19, Bahan Alam Indonesia sebagai Kandidat Potensial untuk Mencegah Covid-19", dari semua tanaman herbal yang dianalisis, jambu biji ditemukan memiliki senyawa potensial paling lengkap. Sumber. Kompascom/sain 

Indonesia kaya akan tumbuhan herbal yang bisa dimanfaatkan untuk imunitas tubuh guna mencegah terserang berbagai macam penyakit. Karena Corona berhubungan dengan gangguan alat pernafasan manusia, di Indonesia banyak sekali tumbuhan herbal atau yang dikenal dengan empon-empon. Nenek moyang bangsa ini sudah menggunakan tumbuhan tersebut untuk mengobati serangan penyakit.

Tak heran kalau presiden Jokowi suka minum wedang Jahe Merah, untuk cegah penyakit gangguan pernafasan. Selain jahe ada banyak empon-empon yang mempunyai fungsi yang sama, ada jahe merah, jahe putih, jahe emprit, kencur, serai putih, serai merah atau serai wangi, jeruk nipis, blimbing wuluh dan lain-lain.

Mendengar hasil penelitian tentang kandungan pada jambu biji merah, saya iseng-iseng keliling kebon belakang rumah untuk mencari, mengamati tumbuhan liar  yang ada. 

Ada dua tumbuhan yang menarik perhatian saya yang pertama yaitu "jeruk kinkit" jeruk ini biasa digunakan untuk mengobati serak tenggorokan, batuk kering. 

Namun tidak sepopuler dengan jeruk nipis,mungkin karena langkanya tanaman ini atau kecilnya buah ini. Selain itu belum ada penelitian tentang kandungan dari buah jeruk kinkit ini.

Ini karena jeruk kingkit mengandung coumarin, umbelliferone, dan tripasol. Kandungan tersebut memiliki banyak fungsi sebagai obat alami yang dapat menyembuhkan penyakit gonore, diare, serta batuk kronis.

Tanaman yang kedua yaitu Jambu Ungu,  kalau peneliti menemukan kandungan pada jambu biji merah, malah saya temukan "Jambu Ungu".

Ada banyak tanaman liar dinegeri ini yang kalau kita mau cermat bisa digunakan untuk mencegah berbgai macam penyakit termasuk Corona yang lagi mewabah. 

Dengan kebijakan untuk meminimalisir penularan Corona pemerintah melliburkan sekolah-sekolah untuk sementara. Alangkah baiknya kita ajak mereka untuk mengenal tanaman herbal tersebut serta mengajak membudidayakannya melalui kebun TOGA dilingkungan rumah kita sendiri.




Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 2, 2020, 2:23 PM - Widi Purnamasari
Jul 1, 2020, 6:08 PM - Tika Sukmawati
Jul 1, 2020, 6:07 PM - Telaga_r
Jul 1, 2020, 5:47 PM - MARTHIN ROBERT SIHOTANG
Jul 1, 2020, 1:15 PM - INSPIRASI CERDAS