Profil instastories

Be yourself ūüėä

CORONA,AKU TAK INGIN MENYAPAMU

                                              

Coro,

Elok nian namamu 

Cantik pula sapaanmu

Tapi kau hanya angin

Ya,mungkin hanya sebagai angin lalu yang semilir 

Tapi menohok raga

Jiwa-jiwa menggelepar bagai tak bernyawa

Kocar kacir hanya dengan hembusanmu

Sentuhanmu maut

 

Coro,

Aku tak berani menyapamu

Sungguh!

Sebab kau bagai siluman yang gentayangan

 

Coro,

Kamu itu mirip domentor

Cerita dalam Herry potter

Sosok hitam kelam yang berwujud ketakutan

Aneka rupa hanya dengan menyapa

Tak bisa dilenyapkan dengan ridikulus atau abrakadabra

Selama takut bersemayam di jiwa

Raga akan terhisap dalam kelam kelabu kematian

 

Coro,

Boleh kutanya?

Adakah penangkalmu!

 

Dengan lembut coro berorasi:

Aku adalah ketakutan!

Aku adalah hasrat!

Aku adalah kecongkakan!

Aku adalah kehancuran!

Tidak ada yang menghancurkanku

Jika kau mau, marilah ikut denganku

Acuhlah pada temanmu.

Acuhlah pada keluargamu.

Acuhlah pada kerabatmu.

Maka, kujamin kau takkan baik-baik saja

 

Dengan tegas coro mengimbau:

Ada lima perkara untuk menyingkirkanku

Apa kau tahu,

Tapi kau acuhkan itu!

Demi ego!

Demi pengakuan!

Demi gaya!

Demi rasa!

 

Lalu kau pun melayang dengan seringai sangar

HUAAHAHAHAAAAAAAaaa

Tawamu bergema

 

Coro,

Tunggu! 

Kau belum ucapkan lima perkaramu

Tolong! Jangan hukum kami lebih kejam lagi!

 

KAU AKAN HABIS!

YAKINLAH, JANGAN SAPA APALAGI TERUS MEMANGGILKU!

Teriakmu...

 

Ragamu akan diacuhkan, bila kau tetap mengundangku.

Jiwamu takkan selamat, 

Aku tetap datang walau tak kau undang

Dan aku akan pergi setelah meninggalkan benih-benih kehancuran

Tidak ada jalan keluar, apalagi jalan tuk sekedar kembali

Tegasmu...

 

Coro,

Lalu Aku, Kami harus bagaimana lagi ?

 

Cuci sering tanganmu dengan sabun dan air mengalir,

Obati segera bila kau terserang flu, pusing, meriang,batuk 

Robohkan perkumpulan yang tidak berfaedah disekitarmu,

Onggokkan diri menyepi di rumah, sembunyikan ragamu,

Nafsumu yang sok kuat yang terus menantangku, singkirkanlah,

Akibatnya akan fatal bila menyapamu.

 

APA KAU PAHAM ITU!

Cercamu...

 

Condonglah pada tafakur dan berdoa

Obrak abrik pola hidupmu tuk lebih utamakan sehat

Vitamin dan asupan makan bergizi yang kau perlukan

Itu penting sebagai penangkal sapaanku

Dan jangan lupakan lima waktu dan sunah-Nya

 

19= 2 + 4 + 4 + 3 + 4 [+ 2]

Apakah Kau Tahu Angka itu?

Baiklah..

Segera lakukan!

 

Coro, 

Tahukah kamu?

Hadirmu telah memenjarakan akal kami

Hadirmu melumpuhkan hasrat dan jiwa kami

Tapi hadirmu telah menyadarkan kami

Tentang pentingnya pola hidup sehat dan daya tahan

Ketenangan akan dirasakan.

 

Coro, 

Aku tak ingin mengucap terima kasih padamu

Sebab kau pemusnah manusia

Maka seregalah enyah!

 

WUUSSSSSSS, lalu menggema suara lengking dan lantang!

 

Camkan hidup BERSIH selalu

Obati hatinmu dengan TAAT beribadah

Viralkan rasa kasih SAYANG bukan sembarang makan makanan kotor

Ikhtiarlah agar tetap DAMAI hatimu

Dengan HENING dalam ibadah, usaha, ikhtiar dan doa.

 

ITULAH UTAMA DARI LIMA PERKARAKU!!!

 

Tiba-tiba

Alam senyap nan sunyi

Aku?

Tak ingin berucap lagi

Cukup! 

Sekian sampai di sini.

Segerakanlah selesaikan tugas Mu..

Ijinkan kami bisa menghirup udara Ramadhan yang syahdu..

Ijinkan kami,menemui bulan penuh ampunan dari Robb semesta alam. 

Wahai makhluk nano berukuran 150 nanometer ,Yang mampu menggemparkan dunia...

Ukuran kecilmu menjadi bukti kuasa Pencipta-NYA,"

 

Dian Nur Fitria Desti

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.