Profil instastories

Cantik Ku Karena Mu !

Cantik Ku Karena Mu !

Dikisahkan ada dua orang pria yang sudah berteman cukup lama. Keduanya sudah menikah dan memiliki umur pernikahan yang hamper sama.

Suatu hari, mereka bertemu disebuah acara penikahan.

Pria pertama yang bernama Roni, berjalan bersama istrinya dan menghampiri Hasan – pria kedua – yang sedang duduk bersama istrinya. Karena sudah lama tidak bertemu, akhirnya mereka memutuskan untuk berbincang bincang dengan posisi para istri duduk berdua dan bercengkrama, begitupun dengan para suami yang kini tengah duduk bersama.

“lama tidak bertemu, san. Istri mu benar-benar cantik.” Puji Roni yang membuat Hasan tersenyum bangga.

“thank you lah Ron, istimu juga cantik ko.” Puji Hasan menimpali.

Roni memasang senyum seolah terpaksa diwajahnya. “kalian sepertinya baru menikah ya ?”

Hasan terkekeh kecil. “baru 10 tahun ko, belum terlalu lama..”

Roni menganga mendengar jawaban Hasan. Bagaimana bisa pikirnya. Ia dan istrinya pun menikah sudah 10 tahun lamanya, tapi istrinya tidak terlihat seperti istri Hasan yang cantik dan menarik. Baginya, istrinya terlihat seperti sudah tua dan tidak menarik lagi.

“aku dan istri ku pun menikah sudah hampir sepuluh tahun. Dulu waktu awal menikah, ia terlihat sangat cantik dan menarik,membuat ku selalu ingin membawanya kemana pun karena takut nanti diculik orang.” Kelakarnya.

“jauh sekali dengan sekarang. Dia sudah terlihat seperti emak-emak. Tidak ada yang menarik lagi, membuat ku terkadang malas jika harus membawanya keluar rumah. Benar-benar berbeda dengan istri mu yang cantik jelita. Kulit nya mulus seperti tidak pernah tersentuh debu sedikit pun. Apa istri mu tidak pernah merapihkan rumah ? ” Tanya Roni penasaran. Hasan hanya tersenyum mendengar nya.

“ahh, tapi mungkin itu kelebihan istri ku. Ia membereskan semuanya seorang diri selama bertahun-tahun. Setidaknya, anak-anak ku terurus dengan baik..” Pikir Roni menenangkan.

Hanya menggeleng kecil sambil tersenyum. “ kata siapa istri ku tidak pernah membersihkan rumah. Dia juga biasa melakukan apa yang para istri kerjakan ko. Ia merapihkan segalanya, maemasak untuk aku dan juga anak ku, tak lupa ia juga selalu memeberi pelayanan terbaik untuk ku. “ goda Hasan yang membuat Roni berubah masam.

Roni tak habis pikir. Bagaimana bisa sama-sama wanita, sama-sama sudah menikah dan mengurus rumah tangga, tapi memiliki penampilan yang berbeda.

Hasan yang menegerti keresahan Roni pun mulai bertanya.

“apa kau tau makanan kesukaan istri mu ? apa kau sering memeluk dan mencium istrimu ? atau apa kau sering membelikan baju baru dan produk kecantikan untuk kulit nya ? atau setidaknya apa kau tau ukuran baju dan sepatu milik istri mu ?”

Roni sedikit menunduk dan menggeleng. Hasan menepuk pundak nya pelan.

“aku setidak nya tahu apa yang disukai istri ku. Apa hobi nya dan bahkan apa yang ada dalam fikiran nya pun aku bisa menebak nya. Aku sering memijat nya sebelum ia tidur. Dan setiap bangun tidur, aku juga selalu mengecup kening atau memeluk nya. Jika hari sedang hujan, mau sejauh apapun jarak nya, aku akan selalu menjmemput nya jika ia sedang berada diluar rumah atau selalu berusaha pulang tepat waktu agar istri ku tak menunggu lama. Aku tau semua ukuran pakaian dan sepatu nya. Jadi kadang-kadang, jika kita sedang berjalan-jalan dan istri ku melihat sesuatu barang yang ia suka tapi sayang mengeluarkan uang, aku akan langsung membelikan nya tanpa harus repot bertanya ukuran berapa yang ia butuhkan. “

Roni semakin menunduk dalam. Ia teringat pada istrinya yang sering ia bentak dan marahi jika ia merasa tidak puas. Ia juga sering sekali cuek dan tak pernah memikirkan bagaimana perasaan istri nya. Bahkan beberapa hari lalu, ia baru saja memarahi istrinya karena membeli baju yang harganya tidak seberapa, karena ia fikir itu pemborosan.

Kemudian Hasan melanjutkan.

“jika istri sendiri tidak mampu kita sayang dan kita manjakan, bagaimana bisa kita menuntut mereka untuk selalu terlihat sempurna. Mereka telah banyak berkorban untuk keluarga kita. Demi kita dan anak-anak kita, mereka telah mengorban banyak waktu, tenaga, hobi, bahkan tubuh mereka. Bahkan terkadang mereka lupa untuk mengurus dirinya sendiri karena terlalu sibuk mengurusi kita dan anak-anak. “

“ibarat bunga mawar, istri itu Cuma bisa dilindungi dan dirawat oleh kita, suaminya agar selalu mekar dan segar setiap saat. Kalau kita sendiri lalai untuk merawat nya, ya pasti mereka akan cepat tua dan layu.” Hasan menambahkan.

“setidaknya, kau harus lebih banyak meluangkan waktu untuk istri mu. Cari tau apa yang dia sukai dan dengarkan segala keluh kesah nya. Jika kau belum bisa memberikan sesuatu yang mahal dan indah untuk nya, setidak nya buat ia selalu tersenyum saat ia mulai bangun dari tidur nya.”

Ada pepatah yang mengatakan. Wajah seorang perempuan sebelum umur 30 tahun di tentukan keturunan. Tapi setelah 30 tahun ditentukan oleh pernikahan.

Jika anda memiliki suami yang mengerti anda, anda akan menjadi wanita yang cantik dan bahagia.  

Pepatah lain mengatakan, “ jika kau bercermin dan menemukan dirimu semakin lama semakin cantik. Itu artinya kau menemukan orang yang tepat.”

Roni yang mendengar perkataan Hasan pun menjadi terdiam. Tak lama acara pun berakhir, Hasan pamit dan menggandeng istrinya pulang. Roni melihat istrinya kelelahan dan tertidur di kursi. Perlahan ia mendekat, dan membangunkan istrinya dengan lembut.

“sayang, capek ya ? yuk kita pulang..”

 

Laki-laki baik itu ibarat pisau oprasi plastik. Mereaka yang menentukan kecantikan seorang wanita dengan kebahagiaan nya.

Jika kalian ingin menikah dan memiliki istri yang cantik dan lemah lembut, setidaknya belajar lah dahulu bagaimana caranya membuat wanita menjadi cantik dan lemah lembut. Tapi jika kalian terlalu malas untuk belajar, jangan salahkan istri mu jika ia menjadi semakin jelek dan semakin buruk dalam berbagai aspek. Tak perduli meski dulunya ia wanita cantik, tapi pada akhirnya ia hanya akan menjadi wanita suram yang haus akan kebahagiaan.

Jadi pria perlu ingat baik-baik.

Kecantikan wanita mu, bergantung pada bagaimana cara mu memperlakukan wanita mu. Jangan lagi mengeluh karena keburukan mereka, tapi cobalah untuk memuji setiap kerja keras mereka. Meskipun kecil, meskipun terlihat sepele, tapi semua itu demi kalian para pria dan demi keluarga.

Buat mereka bahagia, dan kalian akan melihat kecantikan mereka.

 

salam sayang,

Yunki Min

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments
Marista Putri Ayuningtyas - Mar 13, 2020, 12:31 AM - Add Reply

Saling follow yuk kak :)
Sama baca ceritaku juga ya terimakasih :)

You must be logged in to post a comment.
Indah - Mar 13, 2020, 4:08 AM - Add Reply

oke. follow q ya :)

You must be logged in to post a comment.
Indah - Mar 13, 2020, 4:08 AM - Add Reply

oke. follow q ya :)

You must be logged in to post a comment.

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 8, 2020, 1:15 PM - Annisa mahmudah
Jul 6, 2020, 10:20 PM - Chocho_Yucho
Jul 3, 2020, 6:34 PM - Tjahjono widarmanto
Jul 3, 2020, 6:26 PM - Nnaga
Jul 3, 2020, 1:07 PM - Kristina Dai Laba
Jul 2, 2020, 2:25 PM - Mei Elisabet Sibarani