Brad Pitt Rilis Produk Skincare Genderless, Terinspirasi dari Mantan

Trending 1 week ago 4
ARTICLE AD BOX

Aktor kawaskan Brad Pitt merilis label skincare yang bersifat genderless. Langkahnya ini terinspirasi dari sang mantan kekasih, Gwyneth Paltrow. Aktor Brad Pitt baru saja merilis produk skincare bernama Le Domaine. (AFP/JOHN MACDOUGALL)

Jakarta, Instastori Indonesia --

Aktor kawakan Brad Pitt kini menjajal peruntungan di industri kecantikan. Ia baru saja disebutkan merilis label skincare bernama Le Domaine.

Berbagai produk skincare yang dikeluarkan Le Domaine bersifat genderless. Artinya, produk ini dapat digunakan oleh pria dan wanita.

Dalam sebuah wawancara bersama Vogue, aktor 58 tahun ini mengaku terinspirasi dari mantan kekasihnya Gwyneth Paltrow, yang merilis label Goop.

"Saya suka apa yang dilakukan Gwyneth [dengan Goop]," ujarnya.

Pitt sendiri mengaku tetap menjalin pertemanan yang bagus dengan Gwyneth Paltrow. Dia mengaku kagum dengan ide-idenya.

Bahkan, Gwyneth Paltrow pula yang membikin Pitt mencuci wajahnya dua kali sehari.

Le Domaine sendiri kini diluncurkan dengan tiga produk. Yakni serum, krim wajah, dan pembersih berbentuk emulsi.

Produk-produk Le Domaine dibuat dari anggur yang ditanam di Chateu Miraval, perkebunan anggur yang dibelinya bersama dengan Angelina Jolie pada tahun 2008.

Lewat anggur, produk Le Domaine memanfaatkan kekuatan antioksidan yang dapat menjaga kulit tetap sehat.

"Ingin membantu memperlambat proses penuaan kulit dan memberikan kesempatan pada seluruh orang, terlepas dari jenis kelamin atau jenis kulitnya, untuk menua dengan baik," tulis penjelasan produk.

Namun demikian, Pitt menolak kalau produk skincare yang dirilisnya disebut-sebut sebagai langkah untuk mencegah penuaan.

Bagi Pitt, penuaan ialah sesuatu yang tak dapat dihindari. Jargon 'anti-aging' dalam berbagai produk yang dirilisnya hanyalah caranya untuk mengingatkan banyak orang tentang pentingnya merawat kulit dengan langkah yang sehat.

(asr)

[Gambas:Video CNN]