Profil instastories

Bisnis Online

Aku beranikan diri untuk alih profesi yaitu bisnis online. Sering aku melakukan iklan di media sosial terutama Facebook. Banyak tantangan yang aku lewati. Kadang ada yang membeli kadang pula hanya menanyakan harga lalu hilang di telan bumi entah kemana.

Perjuanganku tidak sampai disitu saja. Ada produk yang aku coba pada salah satu kawan lama. Alhamdulillah begitu terasa manfaatnya. Hingga aku pesan berulang-ulang kali. Bahkan temanku menawarkan lebih baik daftar jadi member saja lebih murah. Apalagi daftarnya tidak mahal amat. Hingga temanku menjelaskan panjang kali lebar. Hingga aku berkeingin ikut gabung.

Oke deh aku mau daftar jadi member. Kataku

Langsung temanku memberikan katalog dan buku panduan. Aku baca lembar per lembar supaya tahu tentang sistim bisnis tersebut. Aku senang sekali karena barang tersebut banyak peminatnya. Tapi tetap saja berhenti di tengah jalan. Namanya juga bisnis yah seperti itu. Ada pahit ada manis. Ada mulus ada pula penuh liku. Yah aku hanya menikmati suasana dalam berbisnis.

Demi tambahan untuk bedak anak. Dan keperluan lain. Aku putar otak untuk mengecek satu per satu iklan yang ada di Facebook. Supaya bisa menemukan bisnis apa lagi? Hingga akhirnya aku berniat mencoba bisnis jilbab. Awalnya akumelihat di Facebook Alhamdulillah harganya sesuai dengan kantongku yang semakin menipis. Aku pun mencoba, niatnya untuk jilbab sendiri.

Mba apa benar harganya segini? Tanyaku

Iya mba benar. Katanya

Kalau gitu saya fix jilbab ini yah mba.

Ok. Jawabnya singkat

Akhirnya aku pun melakukan transaksi dengan cara mentransfer sesuai harga barang yang di pesan. Aku yakinkan hatiku, untuk bisa mempercayai orang yang sama sekali aku pun tak mengenalnya. Sempat hadir pikiran negatif menghantui otakku.

Ya Allah, segampang ini kah aku melakukannya? Seyakin ini kah hatiku untuk memulainya? Padahal aku tak mengenalnya. Semoga mba tersebut amanah dan bisa saling percaya. Akh, sudahlah! Yakin saja bahwa mba itu orang baik, orang jujur, bisa di percaya. Hanya itu kata dalam hatiku.

Ternyata benar apa yang aku pikirkan. Yang sempat hadir rasa keraguan. Ternyata barang yang berupa jilbab aku pesan sampai ke rumahku dengan paket yang serba rapi dan di lapisi dengan plastik hitam dan lakban.  Ketika aku mbuka dengan perlahan paket tersebut hatiku begitu bahagia karena barang yang aku inginkan sesuai dengan iklan yang pernah mba itu tayangkan lewat Vidio di Facebook. Hingga kini aku masih berlangganan dengan mba tersebut untuk melakukan pemesanan jilbab selanjutnya. Walaupun kami tak saling mengenal antara satu sama lainnya. Hanya tekadkan sebuah keyakinan dan saling percaya hanya itu yang aku terapkan dalam bisnis ini.

 

Bima, 22 Juni 2020

 

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jun 27, 2020, 3:05 PM - MARTHIN ROBERT SIHOTANG
Jun 25, 2020, 3:02 PM - Lilis Puji Astuti
Jun 25, 2020, 2:09 PM - Erbin Simanjuntak
Jun 24, 2020, 1:54 PM - Lilis Puji Astuti