Profil instastories

Belukar Sampul Emas

Pilih Aku

Teriakan, teriakan menggema

Pada setiap rintihan kelaparan

Janji-janji menyapa

Pada setiap keluh kesengsaraan

Spanduk-spanduk mewah

Mengalahkan lantai kardus

Tersenyum menyuguhkan

Racun bersampul madu

Menyerupuk dengan kepercayaan

Sorakan bodoh mulai ramah

 "Ya, ya, ya, kami pilih kamu"

Suara tawa semakin nyaring

Sepertinya mendapat mangsa

Hidup damai itu judul dongeng

Bukan yang dilakonkan

Hanya sampul emas

Isinya belukar-belukar jahat

Menusuk, melilik, membunuh

Secara perlahan

Tidur dibawa sepatu mengkilap

Bernyanyi diselah mobil mewah

Mengemis pada bangunan tinggi

Keringat mengalir mencari rupia

Air mata penutup harapan

Pahitnya penindasan.

 

Makassar, 19 April 2020

pena Saskara

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 2, 2020, 2:24 PM - RimaN
Jul 2, 2020, 2:08 PM - Andi widiarti
Jul 2, 2020, 2:07 PM - Alifa Pratiwi Faisal
Jul 1, 2020, 6:04 PM - Junita Safitri
Jul 1, 2020, 5:42 PM - Nanda Fitrya Mujayinatul Faujiyah