Profil instastories

Bait-Bait Cinta Sang Mahabbah Rindu

Udara dingin, gelap,

Hening, lengang,

Imajinasi kini menjadi tak menentu,

Risau dan khawatir menjadi padu dalam rasa takut

Sang juru lukis menunjukkan kepiawaiannya dalam satu bingkai cerita

Meleburkannya ke dalam liang-liang ketidaktahuan

Hingga aku terseret oleh putaran kisah cinta yang meluncur deras

Dalam rindu yang sungkan,

Anganku menerawang,

Terkatung antara dua dunia selalu ragu dan merasa salah

Sebagaimana detik-detik kebersamaan cermin dan cahaya cinta

Guratan demi guratan pena tersendat-sendat, 

Merangkai kata-kata sedemikian rupa

Bait-bait cinta sang mahabbah rindu, 

Cerita itu telah merasuk ke dalam relung-relung batin

Melintas-lintas sesuka kakinya melangkah tanpa sekat-sekat

Suara itu, seperti teror menyelinap dalam kepalaku

Menjelma sebagai pelepas dahaga jiwa,

Meresap bagai tetesan embun ke pori-pori jiwa sejuk menyegarkan

Apakah kerinduan itu merupakan takdir atau bagian dari rahasia cinta?

Sayup-sayup penuh harap, 

Sekali waktu ya, hanya sekali waktu

Serupa ikan yang tenggelam di dasar impian untuk bertanya dan mencari jawaban,

Meraih warna baru menggelora, merasuki sukma rimba pelataran hati

Entah mengapa sosoknya tiba-tiba jadi merindukan,

Mungkin kerinduan yang lain,

Oleh akrabnya, acuhnya, dan anehnya juga

Apa mesti bentangan jarak dalam cinta hanya menumbuhkan rasa rindu?

Sang hati semakin gaduh, 

Duhai, terbukalah langit rinduku,

Ingin saja rasanya,

Bertualang meriset kehidupannya,

Menyibak pelangi di langit biru lelaki itu

Rindu dan cinta adalah kamus sejati, inti kehidupan, tali mahabbah-Mu

Maka, berhati-hatilah aku untuk melintasi permainan waktu

Lambat laun, alur yang tak disangka memberikan kesempatan

Hari-hari yang luar biasa, seperti melancong di planet asing,

Penuh keajaiban dan keanehan, segalanya serba tak biasa,

Darurat maha darurat, akhirnya melahirkan hal-hal supranatural,

Sulit dijelaskan pakai logika biasa, 

Namun, segalanya dapat menjadi cermin bagi hidup manusia

The Magic In Life, tak mustahil,

Senja dan matahari beradu pandang di satu titik 

Tak peduli rintik hujan berikan jarak 

Duhai malam Minggu yang indah,

Ada juga kiranya yang selama ini merinduiku, benar-benar merinduiku,

Tak ada lain, kecuali menyambutnya dengan langkah pasti,

Bukan saja air mata, darah pun sedia tumpah untuk menggapai wajah tercinta

Cinta, ia melahirkan kekuatan maha dahsyat, 

Cinta makhluk pantulan dari cinta-Nya

Cinta, tak mudah digapai, namun ia menggapai

Terberi dengan sendirinya, 

Datang dan pergi demikian ajaibnya,

Keindahan yang tak tergantikan oleh apapun saja selainnya

Dia ingin dibaca, 

Suka sekali dirindui dan dipikirkan,

Telah jauh masa itu, namun kini serasa amat dekat di hati,

Irama kisah kita menyelusup ke dasar memoriku tak bosan-bosannya

Kian penasaran tak habis-habisnya,

Main-main dalam serius dan serius dalam main-main

Serasa terkikik geli diberi hadiah oleh sang Maha Cinta

Perenungan mendalam atas karunia bagi para perindu

Dan di antara dua rindu selalu ada perantara yang mempertemukan,

Antara akal pikiran dan suara hati terdalam, 

Dalam kesunyian maupun di tengah keramaian, 

Energi cinta telah melesatkan kita ke langit asa, 

Di luar dari semua prakiraan biasa,

Memaknai kata demi kata, Bait-bait cinta sang mahabbah rindu,

Dan, indah saat jari-jari tangan ini sukses merengkuhnya, 

Tuhan jua yang menggerakkan segalanya

Karena takdir tuhan mengenai cinta begitu rahasia, 

Sederhana dalam pergulatan yang tak ada habis-habisnya

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 2, 2020, 2:24 PM - RimaN
Jul 2, 2020, 2:08 PM - Andi widiarti
Jul 2, 2020, 2:07 PM - Alifa Pratiwi Faisal
Jul 1, 2020, 6:04 PM - Junita Safitri
Jul 1, 2020, 5:42 PM - Nanda Fitrya Mujayinatul Faujiyah