Profil instastories

Sweet But Psycho : Aku sangat mencintai kekasihku

🔪🔪🔪

"Aku sangat mencintai kekasihku."

Cast :
Yuki Alexandra
Alexander Kohler
Laluna

🔪🔪🔪


Yuki Alexandra view

Kekasihku itu sangat mencintaiku.

Itu terbukti dari caranya memandang tajam para pria yang berani menatapku kagum.

Cara dia memukul para pria itu yang berani mendekatiku, dan bagaimana pisaunya menancap di leher pria-pria itu ketika mereka berani menyentuhku.

Semua itu membuatku percaya akan cintanya padaku. Dan tentu aku pun sangat mencintainya.

Tak ada alasan untuk menolaknya. Dia tampan, baik, dan setia. Banyak gadis yang melirik bahkan tanpa malu-malu mendekatinya, tak peduli bahwa priaku telah memiliki kekasih, yaitu aku.

Semua itu membuatku cemburu, tapi priaku itu seperti tak menyadari itu.

Aku sudah meluapkan kegelisahanku padanya, tapi dia hanya menenangkanku, dan berkata bahwa akulah satu-satunya wanita yang dia cintai.

Tapi aku tetap tak percaya. Bukan tak percaya pada kekasihku, aku percaya padanya tapi pada gadis-gadis itu tidak. Terutama pada gadis bernama Laluna, gadis itu sangat centil pada Alex, kekasihku.

Gadis itu yang paling berani mendekati Alex bahkan meminta priaku menjadi kekasihnya. Meski pun Alex berulangkali menghindar, tapi Laluna tetap bersikeras.

Tapi akhir-akhir ini aku kurang mempercayai kekasihku, dia memang menjauhi Laluna dan menganggap gadis itu pengganggu.

Namun beberapa hari lalu saat aku melihat Laluna membisikkan sesuatu di telinga Alex, dan saat kutanya pada pria itu, dia hanya mengatakan; "bukan hal yang penting."

"Hei, Yuki! Di mana Alex?" Laluna tanpa basa-basi menanyakan keberadaan Alex padaku.

"Untuk apa kau menanyakan kekasihku?"

"Malam ini aku sudah janjian dengannya untuk menonton film di bioskop."

Aku sedikit menganga mendengar ucapannya. "Kau membuat janji dengan kekasihku?"

Laluna tersenyum miring saat mendengar nada tak suka dariku.

"Kenapa? Tidak suka?"

"Tentu saja! Siapa kau berani-beraninya mengajak kekasihku!"

"Saat ini saja Alex menjadi kekasihmu, besok dan seterusnya status kalian bisa saja berubah," ujarnya membuat darahku mendidih. "Sudahlah. Katakan saja di mana Alex."

"Tidak ada. Dia sedang tidur di rumahku."

"Kau jangan berbohong!"

"Kalau tak percaya ya sudah," balasku tak peduli dan langsung berlalu begitu saja.

Dari belakang kepalaku, aku bisa mendengar Laluna mengumpat kesal. Tapi aku tak peduli, aku tak berbohong padanya.

Kekasihku itu memang sedang tertidur dengan lelapnya di kamarku. Entahlah, mungkin dia kelelahan setelah kami bercinta sepanjang malam. Sampai-sampai dia tertidur sepulas itu.

Aku tak tau kapan Alex akan bangun, tapi yang jelas, dia tertidur..

Selamanya.

Ya, dia tertidur selamanya. Oh, aku baru ingat jika semalam setelah kami bercinta, aku menusukkan pisau ke dadanya. Yaa.. aku pikir tidak ada salahnya jika aku melakukan itu. Mau bagaimana lagi?

Aku tak suka ada yang menatapnya sedalam itu. Tak suka ketika para gadis itu mendekatinya. Jadi aku memutuskan untuk mengambil jalan ini.

Aku lebih suka dia diam membisu, karena dengan begitu tak ada gadis lain yang mengajaknya bicara selain diriku, tak ada yang dapat menyentuhnya selain aku.

Tak ada yang boleh!

Dan.. Bukankah aku sudah bilang jika 'aku sangat mencintai kekasihku'? Jadi, aku tak salah, bukan?

The end.

🔪🔪🔪

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Stori terkait
Jul 8, 2020, 1:15 PM - Annisa mahmudah
Jul 6, 2020, 10:20 PM - Chocho_Yucho
Jul 3, 2020, 6:34 PM - Tjahjono widarmanto
Jul 3, 2020, 6:26 PM - Nnaga
Jul 3, 2020, 1:07 PM - Kristina Dai Laba
Jul 2, 2020, 2:25 PM - Mei Elisabet Sibarani